panggil aku sayang
momen2



RAYA
"Abang tungguin dongg, ih di bilang tungguin juga!!. Ihhh ABANGGGGG."

Yang di teriaki bukannya berhenti malah semakin mempercepat langkahnya.


RAYA
"Abang ihh, kan Raya gak sengaja keceplosan. Maafin Raya ih, abangggg. Abang.. Auhhhh."

Teriakan Raya terhenti karena dia kehilangan keseimbangan.

Duduk di lantai koridor sekolah sambil menggosok lututnya yang sedikit berdarah.


MOONBIN
"Makanya jalan itu pake mata!".

Raya membulatkan kedua bola matanya, apa orang itu tidak salah bicara?


RAYA
"Bukankah berjalan itu menggunakan kaki?. Aku baru tahu mata bisa di gunakan untuk berjalan."

Tanpa menjawab apapun pemuda yang di tabraknya tadi meninggalkan dirinya, yang masih terduduk di koridor sekolah.

Dengan cepat, Raya bangkit dan berlari menuju lapangan sekolah.

Sesampainya di lapangan, banyak siswa siswi yang menggunakan peralatan yang sama seperti yang Raya kenakan.

Tas dari karung. Name tag warna warni sesuai dengan warna bulan kelahiran yang sudah di tentukan.

rambut yang di ikat dengan pita sesuatu tanggal kelahiran. kaus kaki merah putih. dan terakhir coretan bendera merah putih di pipi.

Jika ini bukan Tradisi, ogah sekali Raya melakukan ini semua.

mempermalukan diri di publik

Untung saja tadi dirinya berangkat ke sekolah bersama Abang, jika tidak Mungkin Raya sudah menangis menahan malu.