"Jangan sampai terluka" {Pandangan Dunia}
hal. 2 - Ketemu...



์กฐ์์
Hai..


์กฐ์์
Hai!!!!


๊ถ์์
Gendang telingaku akan copot;;


์กฐ์์
Kenapa kamu melamun seperti ini?


๊ถ์์
Karena belahan jiwaku...


์กฐ์์
Pergi dan lihatlah


๊ถ์์
Ya!! Kurasa itu akan bagus.


๊ถ์์
Aku akan kembali!!

Bang!!!


๊ถ์์
Apakah ada anak bernama Lee Ji-hoon di sini?

์ ๋ค ๋ค
Permisi


์ด์งํ
Mengapa Anda menelepon?


๊ถ์์
Kamu...bicara padaku...


์ด์งํ
Aku tak punya apa-apa untuk kukatakan padamu...


๊ถ์์
Itu karena hal itu penting!!


์ด์งํ
Ugh...Oke...Jangan pegang pergelangan tanganku...


๊ถ์์
Oh maaf..


์ด์งํ
Ayo kita pergi ke taman


์ด์งํ
Ini adalah taman paling tenang yang saya kenal.


๊ถ์์
Uh... ayo kita pergi dengan cepat


์ด์งํ
(Tinggi) Kamu..


์ด์งํ
Tidak...kamu yang mulai


๊ถ์์
Kau... tahukah kau bahwa kau adalah belahan jiwaku...?


์ด์งํ
Jadi begitu...


์ด์งํ
Entah kenapa, luka-lukanya terlihat sangat mirip..ใ


์ด์งํ
Kamu pasti sangat menderita karena aku.


๊ถ์์
Tidak..!! Aku hanya merasakan setengah dari rasa sakitmu..


์ด์งํ
Ah... saya mengerti...


๊ถ์์
Ini akan segera berakhir. Ayo cepat pergi!!


์ด์งํ
Oh ya


๋ฆผ ์๊ฐ
akhir!!


๋ฆผ ์๊ฐ
Sebentar lagi fajar akan menyingsing...


๋ฆผ ์๊ฐ
Aku mau tidur...


๋ฆผ ์๊ฐ
Halo


์ต์น์ฒ
Jangan lupa sentuh tanganku, sayang๐