EUPHORIA - Cerpen
Euforia



[ KAMU ADALAH PENYEBAB EUFORIAKU ]


Ia kembali mekar di tempat gelap di hatiku. Ia bertanya padaku, "Di mana aku?" "Aku tidak tahu. Mari kita cari langkah demi langkah."


Dia adalah secercah cahaya yang kembali menyala di hatiku yang gelap. Aku tidak tahu tentang orang lain, tetapi dia adalah orang yang paling berharga bagiku. "Ikuti saja aku." Dia meraih tanganku tanpa berpikir dan pergi ke suatu tempat. "Mau ke mana?" "Kamu akan tahu saat sampai di sana."


Saat aku mengikutinya sambil memegang tangannya, aku merasa sesak napas. Namun setelah beberapa menit, penglihatanku perlahan menjadi lebih jelas. Sungguh misterius. Perasaan apa ini? Apakah aku masih bermimpi? Aku merenung sejenak, lalu suara tipis dan bernada tinggi miliknya terdengar jelas di telingaku.


"Lihat di sana? Ke sanalah kita akan pergi." Melihat ke tempat itu, aku bisa melihat diriku dengan jelas. Dia dengan lembut menggenggam tanganku lagi dan berlari. Tangannya begitu lembut dan hangat.


Ia berlari cukup lama menembus hutan, akhirnya sampai di gerbang. "Kita sudah sampai. Bagaimana kalau kita mulai dari sini?" "Terima kasih sudah datang." "Apa? Aku datang hanya karena aku menyukaimu."


Kaulah penyebab euforiaku,, Kaulah penyebab kebahagiaanku,,


[Kaulah penyebab kebahagiaanku.]