dari : Untukmu saat itu_ [CB]

_04

Ketuk!!

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“Haa.. ha.. “

‘Hei, apa kau gila?..’

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“Sungguh… aku yakin ada sesuatu yang sakit…”

: Desis- :

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

"...ah..."

‘Tapi… kenapa aku melarikan diri…’

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“Aku di mana ya…?”

Baekhyun, yang telah salah jalan, menghela napas dan melanjutkan perjalanannya.

: Gedebuk, gedebuk-.. :

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“…”

‘Apa yang telah kulakukan…’

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“…Ini bukan mimpi, kan?”

: Dentang!! Dentang- :

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“!!!…”

<Chanyeol terkejut mendengar suara pintu gudang yang terbuka.>

도 경수(22) image

도 경수(22)

“Haa.. ha.. ugh!!.. “

: Batu bulu!.. :

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“Hah, hah?!.. “

Chanyeol, yang terkejut melihat Kyungsoo pingsan begitu pintu dibuka, mendekatinya.

: Menelan ludah... :

도 경수(22) image

도 경수(22)

“Ugh!!..Sial..“

<Kyungsoo tertembak, darah mengalir dari pahanya.>

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“…?”

‘Tunggu sebentar… Adegan ini jelas sekali…’

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“… Do Kyung-soo terluka… dan… saat ini, Byun Baek-hyun juga…”

‘…Aku diculik di suatu tempat…’

Ya ampun!!

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“!!! Apa-apaan ini…!!”

Chanyeol, yang menyadari bahwa Baekhyun akan segera diculik seiring berjalannya novel, segera melihat sekeliling.

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

"Ah...!"

Ketuk! :

<Lalu dia meninggalkan Gyeongsu di bawah pengawasan anggota organisasinya yang lain dan melarikan diri ke suatu tempat.>

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“…”

‘…Seperti apa rasanya?..’

Baekhyun, yang sudah merasakan tatapan seseorang padanya sejak beberapa saat, melihat sekeliling dengan waspada.

: Gemerisik… :

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“!!!”

: Retak! Retak-! :

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“Astaga…!!!”

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“Ugh, ugh!!.. “

: Keraguan... :

Chanyeol mundur selangkah karena terkejut melihat Baekhyun menodongkan pistol ke arahnya.

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“…Apa, kau mengikutiku?”

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“Ah… ya, tidak… ya…”

‘Apa yang harus kulakukan… Aku tak bisa menatap matamu…’

< Chanyeol, dengan wajah memerah, menundukkan kepalanya. >

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“…Hhh… Aku pergi sekarang.”

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“…!!”

: Gedebuk-! :

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“ ?…”

<Chanyeol dengan cepat meraih bahu Baekhyun.>

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“Berbahaya untuk pergi ke sana, ah… ini, pertama… pergilah dari sini…”

: Berputar!! Hwaak-! :

: Ayam- :

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“Ugh!!”

: Kkudangtang-!!.. :

Sebelum Chanyeol selesai berbicara, Baekhyun melihat pisau yang melayang dan menarik Chanyeol menjauh.

Namun karena itu, Baekhyun akhirnya mengalami luka kecil di lengannya.

변 백현 (22) image

변 백현 (22)

“Sial… apakah itu masih di sana…?”

‘…Dia bilang dia akan menangkap semuanya… Pokoknya, Do Kyungsoo,’

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“… Ha, haa…”

Chanyeol duduk di lantai, tangannya gemetar saat ia berusaha menghindari pisau.

‘Wah, menakutkan… wah… kenapa dari semua novel…’

: Berhenti- :

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“…Hah?.. Novel ini.. Sekarang setelah kupikir-pikir lagi..“

'Seharusnya Baekhyun ditembak dengan peluru bius di sini...'

: Berkilau-! :

박 찬열 (22) image

박 찬열 (22)

“!!! Ah, tidak…!!”

Chanyeol melihat sekeliling dan melihat ujung pistol berkilauan di antara rerumputan. Dia segera bangkit dari tempat duduknya dan menghalangi Baekhyun.

: Taang-! :