Dia menghilang...

Dia Telah Pergi... Bagian 10

-Ding dong-

์—ฌ์ฃผ

siapa kamu?

์ง‘๋ฐฐ์›

Ini adalah sebuah surat.

์—ฌ์ฃผ

Ya, silakan pergi.

์ง‘๋ฐฐ์›

Teman saya mengirimkannya kepada saya, tolong periksa.

์—ฌ์ฃผ

Terima kasih

-Pengirim: V- -Penerima: Yeoju-

๋ท” image

๋ท”

-V untuk Yeoju... Yeoju, pasti sulit berada di rumah sendirian. Mohon bersabar sebentar lagi, aku akan segera kembali ke Korea.

์—ฌ์ฃผ

Oppa, cepat pulang ke Korea ya...๐Ÿ˜ข

Dan dia kembali ke Korea.

๋ท” image

๋ท”

Tokoh utama wanita, sudah berapa lama kau menunggu?

๋ท” image

๋ท”

Ayahku melunasi utang perusahaannya.

์—ฌ์ฃผ

Selamat datang

(ciuman)

์—ฌ์ฃผ

Ih! Apa ini?

๋ท” image

๋ท”

Oh, ini? Bijou, aku mempelajari ini saat belajar di luar negeri di Prancis.

์—ฌ์ฃผ

Terima kasih, oppa

๋ท” image

๋ท”

Hei, hari ke-300 kita akan segera tiba. Ke mana sebaiknya kita pergi dalam perjalanan kita?

์—ฌ์ฃผ

Kamu mau pergi ke mana?

์—ฌ์ฃผ

Apakah sebaiknya kita pergi ke Guam? Atau ke Sungai Han?

๋ท” image

๋ท”

Mari kita pergi ke Sungai Han

์—ฌ์ฃผ

Oke

Terakhir, ketika kami berpacaran selama 300 hari, kami pergi ke Sungai Han.

300 hari akhirnya semakin dekat.

๋ท” image

๋ท”

Hei, apakah kamu sudah menyiapkan tasmu?

์—ฌ์ฃผ

Ya, aku sudah menyelesaikannya

๋ท” image

๋ท”

Ayo pergi

๋ท” image

๋ท”

Hah? Hujan?

์—ฌ์ฃผ

Aku tahu?

Namun kemudian tiba-tiba hujan mulai turun.

Namun

(Bang bang!)

(mencicit)

Terjadi kecelakaan lalu lintas.

Namun, dia tidak bisa membuka matanya.

์—ฌ์ฃผ

Oppa

์—ฌ์ฃผ

Oppa, buka matamu

์—ฌ์ฃผ

Bukalah matamu, oppa๐Ÿ˜ญ

Dia terpeleset dan jatuh di jalan raya yang basah dan pingsan.