[ Hogwarts :: Cerita yang tak pernah berakhir ] #Chanbaek
{Cerita Kedelapan Belas}


오전 2:00
Jam 2 pagi

# Ssuk-..


박 찬열 {ChanYeol}
"... ih..."

-Chanyeol membuka matanya dengan mengerutkan kening.


박 찬열 {ChanYeol}
“Batuk!.. Ha.. “

'Bagaimana terjadinya?..'

# Swish-

# gedebuk-



박 찬열 {ChanYeol}
“...?”

'Byun Baekhyun..?'

-Aku melihat sekeliling dan mendapati Baekhyun tidur tengkurap di tempat tidur.

# Gedebuk-..


박 찬열 {ChanYeol}
“...Aku terkejut...”

-Sepertinya handuk basah yang diletakkan di dahi Chanyeol terjatuh.


박 찬열 {ChanYeol}
“...Bagaimana kau menemukanku? Kukira aku akan mati...”

# Ssuk-..


박 찬열 {ChanYeol}
“...Dia bahkan tidak mengeringkan rambutnya...”

-Chanyeol sedang menyisir rambut Baekhyun yang basah.

# Berhenti...



박 찬열 {ChanYeol}
“ ...”

[Aku suka... ya... aku suka...]

[ Ugh!.. ]

# Ssuk-

# Gedebuk..

Seolah teringat apa yang Baekhyun katakan, dia menarik tangannya dari kepala Baekhyun.


변 백현 {BeakHyun}
“...Ugh..”

# Bolak-balik di tempat tidur...

Baekhyun menggeliat dan memutar wajahnya ke samping saat berbaring di tempat tidur.


박 찬열 {ChanYeol}
“ ...”

# Bicara..

-Chanyeol tanpa sadar meletakkan jarinya di ujung hidung Baekhyun.

pada saat itu,

# Ssuk-..



변 백현 {BeakHyun}
“ ...”

-Saat itu, Baekhyun terbangun.


박 찬열 {ChanYeol}
"...ah..."

# Whoosh-

-Chanyeol dengan cepat menarik tangannya dan menyembunyikannya di belakang punggungnya.


변 백현 {BeakHyun}
“...Kenapa...kau bersikap seperti itu di gang tadi?”

-Itu suara Baekhyun, setengah mengantuk dan setengah mengantuk.


박 찬열 {ChanYeol}
“...ada seekor Dementor. Aku tidak tahu bagaimana ia bisa masuk ke kota, tapi...”


변 백현 {BeakHyun}
“...Sebelum kau pingsan...apa yang kau pikirkan?...”


박 찬열 {ChanYeol}
“ ...”

# Swish-

-Chanyeol dengan lembut menyeka mata Baekhyun, yang masih berbaring telungkup.


박 찬열 {ChanYeol}
“Kenapa… aku jadi penasaran apakah kau bahkan memikirkannya?”



변 백현 {BeakHyun}
“ ...”

Baekhyun mengedipkan matanya perlahan beberapa kali, lalu mengalihkan pandangannya ke samping.


박 찬열 {ChanYeol}
“...pikiranmu...ya, aku memikirkanmu sebelum aku pingsan.”


변 백현 {BeakHyun}
“...?”

Tatapan Baekhyun beralih ke arah Chanyeol.


박 찬열 {ChanYeol}
“Jika aku mati seperti ini, bagaimana reaksimu? Kau berjanji akan mati jika Voldemort bangkit kembali. Apa yang harus kulakukan?”

“Kau berpura-pura kuat, tapi kau selalu kesepian. Siapa lagi selain aku yang akan menjagamu?”


박 찬열 {ChanYeol}
“Apa… pemikiran seperti ini?…”


변 백현 {BeakHyun}
“... Apakah aku terlihat kesepian?...”


박 찬열 {ChanYeol}
“Ya, mungkin… lebih banyak dari saya.”

# Ssuk..

-Chanyeol sedang menyisir rambut Baekhyun.

# Gulp..



박 찬열 {ChanYeol}
“...Mengapa kamu menangis?”

-Air mata mengalir di pipi Baekhyun.


변 백현 {BeakHyun}
“...Fiuh...”

“Kupikir aku sendirian, tapi sekarang aku senang karena ada seseorang yang memikirkanku.”

# Desis-..


박 찬열 {ChanYeol}
“...Slytherin... tidak semuanya sama.”



변 백현 {BeakHyun}
"... idiot..."

Baekhyun duduk tegak untuk menyeka air matanya.

# Ss ...


박 찬열 {ChanYeol}
“Orang bodoh macam apa yang mau menyukai idiot seperti itu?”

# Hwaak!..

-Tangan Chanyeol, yang selangkah lebih cepat daripada tangan Baekhyun yang berusaha menghapus air matanya, menangkup pipi Baekhyun.

-Lalu Chanyeol yang menciumku.


# Samping-..


변 백현 {BeakHyun}
“...Huh...”

#Deg...deg...

# Po-ok-

-Begitu membuka mulutnya, Baekhyun langsung meneteskan air mata, semua kesedihan yang selama ini dipendamnya meledak.


박 찬열 {ChanYeol}
“Jangan menangis… oke?”

-Dan Chanyeol adalah orang yang menggendong Baekhyun dan menepuk-nepuknya.