Bagaimana aku bertemu cinta pertamaku

Pertemuan pertama

Jisung image

Jisung

"Halo semuanya, nama saya Han Jisung"

"Hanya itu?" tanya guru itu.

"Ya, tapi aku bisa bilang m-" guru itu memotong perkataannya. "Baiklah, kalau hanya itu, kenapa kamu tidak duduk mm.. di samping y/n?" kata guru itu dengan tidak sabar.

Dia hanya mengangguk dan duduk di sampingmu. Bel berbunyi, artinya kamu harus bersiap untuk kelas berikutnya. "Itu saja untuk hari ini,"

"Terima kasih, anak-anak," kata guru itu lalu pergi. [dalam hati] "Kenapa dia harus duduk denganku? Aku mengerti ini satu-satunya tempat duduk yang tersedia..."

Tapi...aku tidak tahu harus berkata apa padanya, haruskah aku menyapanya?" pikirmu dalam hati.

Jisung image

Jisung

"Ohh hai, namaku Han Jisung, senang bertemu denganmu," katanya dan kamu hanya membalas sapaannya.

Y/n image

Y/n

"Ohh h-hai, senang bertemu denganmu, n-namaku y/n," ucapmu dengan gugup.

Ini pertama kalinya kamu berteman, apalagi dia laki-laki jadi kamu merasa gugup. Di dalam hati kamu merasa sangat malu.

bahwa kamu ingin bersembunyi di bawah meja. Jam sekolah berakhir dan sudah waktunya pulang. Seperti biasa, kamu menunggu di halte bus.

Bus tiba, dan kau pun naik. Kau terkejut melihat Jisung juga naik bus yang sama. Sekali lagi, kursi di sebelahmu kosong.

Jisung image

Jisung

Kalian berdua bertatap muka dan dia memanggil namamu, "Y/n! Bolehkah aku duduk di sebelahmu?" tanyanya.

Kau hanya mengangguk. Seluruh perjalanan terasa canggung. Kau ingin mengatakan setidaknya satu hal kepadanya, jadi kau mengumpulkan semua keberanian untuk bertanya padanya.