Aku terpikat oleh seorang idola

10๐Ÿ’›

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Hmm..selamat pagi semuanya (meregangkan badan)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Hah?

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Kenapa kamu tidur di sini...?

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Dan mereka berdua berpelukan di lantai...

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

T, ini tidak mungkin..!! ////

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Ugh...ugh

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

(terkejut)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Kamu sudah bangun...?

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Tapi, saya, saya tidak tahu apakah saya salah paham atau bagaimana.

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Kenapa, kenapa kalian berdua berpelukan?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Sialan (mendorong Soonyoung ke samping)

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Degurrurur-

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

bang- (menabrak tembok)

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Aduh!! (Bangun tidur)

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Ah, sudahlah! Sudah lama aku tidak ke sini! (maksudnya berkelahi)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Oh, oh, apakah aku mengganggumu? Maaf, aku pergi dulu. (tiba-tiba)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Hei! Hei! Bukan itu!!

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

๊ถŒ์ˆœ์˜ ์ž ๋ฒ„๋ฆ‡ ์ข€ ๊ณ ์ณ ๊ฐœ์ƒˆ๋ผ์•ผ!

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

(Saya tidak tahu apa-apa)

๊น€๋ฏผ๊ทœ image

๊น€๋ฏผ๊ทœ

Kakak! Kakak Jihoon!

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Mengapa Anda menelepon?

๊น€๋ฏผ๊ทœ image

๊น€๋ฏผ๊ทœ

Tidak, saya ingin melihat foto debutnya.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Saya?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

WHO

๊น€๋ฏผ๊ทœ image

๊น€๋ฏผ๊ทœ

Nama saya Im Na-yeon.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Mengapa aku menatapnya?

๊น€๋ฏผ๊ทœ image

๊น€๋ฏผ๊ทœ

Aku sedang menunggu di depan asrama sekarang.

๊น€๋ฏผ๊ทœ image

๊น€๋ฏผ๊ทœ

Aku tidak akan pernah pergi sebelum bertemu denganmu, hyung.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

di bawah..

ใ†ใ†ใ†

Denting (suara pintu dibuka)

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Hai, senior!

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Apakah Anda ada kegiatan lain?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

yaitu..

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Maaf ya! (membungkuk)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Apakah pemimpinmu menyuruhmu datang dan meminta maaf?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Tidak, bukan itu!

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Saya mengatakan ini karena saya benar-benar minta maaf.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Bukankah seharusnya kamu menyuruh Lee Yeo-ju untuk meminta maaf secara langsung?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Ha, aku akan melakukannya. Jadi, hal yang kucoba lakukan untuk menusuk Yeoju terakhir kali...

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Tolong rahasiakan ini! (Aku benci kalau Jeonghan-sunbae tahu..)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Hmm?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Kenapa? Apakah kau takut Yoon Jung-han akan mengetahuinya? (Baiklah, biarkan saja seperti itu.)

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

N, apa?! (malu)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

(Dari ekspresi malu di wajahnya, aku bisa tahu dia menyukainya)

์˜ค์ „ 8:00

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

(Sekarang sudah jam 8... Sebentar lagi, Jeonghan akan kembali setelah menyelesaikan pelajaran paginya..)

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Apa yang sedang kau lakukan, Jihoon?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

(waktu yang tepat)

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

! (terkejut)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

(Haruskah aku mencoba membalas dendam sekarang? lol)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Oh, pria ini datang tadi malam...

Denting (suara pintu dibuka)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Lee Ji-hoon!

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Apa?

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Silakan masuk, Min-gyu sudah menyiapkan sarapan.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Oke, aku akan segera masuk. Aku akan menyelesaikan apa yang tadi kukatakan.

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Masuklah (serius)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

(Astaga, ini hampir berakhir, kenapa dia seperti ini?)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Oh, jadi kemarin Im Na-yeon mendorongnya

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Ayo pergi, Nayeon

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Hah, hah..?

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Mendorong? Kenapa? Kita sepertinya sudah bersahabat sekarang.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Oh, tidak, itu dia.

ใ†ใ†ใ†

Ketuk ketuk (suara pintu dibuka)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Saya permisi dulu.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Siapakah kamu? Mengapa kamu membantuku?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Alangkah baiknya jika saya membiarkannya apa adanya dan memberinya tantangan yang berat.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Apakah kamu suka bersikap baik di depan atasanmu seperti itu?!

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Aku hanya tidak ingin kamu mendapat masalah.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Aku bahkan tidak mengharapkan bantuan seperti itu.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Aku membencimu, Yeoju

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Sungguh tidak masuk akal bahwa dia dimasukkan ke dalam grup debut padahal dia bahkan belum lama berada di grup tersebut.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Sungguh menggelikan bahwa saya tinggal bersama para senior dan dekat dengan mereka.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Aku sangat membencimu, tunggu saja dan lihat

Bang (suara pintu menutup)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Huft... (huft)

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

Hai

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Hah? Yerim, sejak kapan kau di sini?

Tampar- (menampar pipi tokoh protagonis wanita)

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

Kamu sama sekali tidak memikirkan Im Na-yeon. Kamu benar-benar memiliki kepribadian yang buruk.

Kung- (mendorong tokoh protagonis wanita ke dalam lemari)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Aah!

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

BANG- (pintu lemari terbanting)

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

Clank- (terkunci dengan sapu di sebelahnya)

Bang bang bang- (mengetuk pintu lemari)

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Buka itu!! Apa yang kamu lakukan!!

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

Coba pikirkan apa kesalahan yang kamu lakukan di situ, haha.

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

Aku pergi dulu, aku ada pelajaran~

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Yerim, tolong buka pintunya!!

์ด์—ฌ์ฃผ image

์ด์—ฌ์ฃผ

Heh... *menghela napas*... *terisak*

๊น€์˜ˆ๋ฆผ image

๊น€์˜ˆ๋ฆผ

Nayeon pasti sangat ingin mendengar ini ใ…‹ใ…‹

ใ†ใ†ใ†

Salam dan komentar sangat sopan๐Ÿ’›