Aku memukul si pengganggu dengan sapu.

Episode 3 Mengapa saya melakukan ini?

...

Saat aku membuka mataku

Aku sedang berbaring di ruang perawatan.

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Apakah kamu sudah bangun?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

" Ya.. "

Kepalaku sangat berdenyut...

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Saya pingsan karena stres dan kecemasan."

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Istirahatlah"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Tapi bagaimana caranya..."

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Ah, Ong Seongwu"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"...?? "

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Ong Seong Wu berlari ke arahku sambil menggendongmu di punggungnya"

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Tapi saya sudah membunyikan bel dan menyuruh mereka cepat-cepat pergi."

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ah..."

Senior saya... yang membawa saya ke sini.

(Ruang Kelas Ong Seong Wu)

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

" ... Hmm.. "

Aku penasaran apakah dia baik-baik saja.

Astaga, dia jatuh dari atap...

Bagaimana jika aku tidak muncul?

(Kenangan aktor suara di masa lalu)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

Jatuh)

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

(Pintu terbuka) "Lee Ji-eun, apa kau baik-baik saja..?!?!?! "

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Lee Ji-eun!!!"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"..."

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Apa yang harus saya lakukan... Apa yang harus saya lakukan..."

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

(Bawalah di pundakmu)

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

Larilah ke ruang perawatan)

(Kelas pengisi suara di dunia nyata)

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

" di bawah.. "

Saya harap keadaannya akan membaik.

Sepertinya aku harus pergi ke ruang perawatan nanti.

Bel berbunyi, menandakan berakhirnya periode kedua ๐Ÿ””

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

Larilah ke ruang perawatan)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

(Duduk dan merapikan buku catatan saya)

Cerdas )

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Datang"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Guru!!"

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

" Apa "

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Apakah Lee Ji-eun baik-baik saja?"

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Lihat ke sana ~ Aku belajar begitu bangun tidur"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

(Pergilah ke arah Lee Ji-eun)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Senior...?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Apakah kamu baik-baik saja?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ya... terima kasih kepadamu"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Untungnya..."

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"...Pfft"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Mengapa kamu tertawa?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Kurasa kau juga bukan orang yang menakutkan."

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Kupikir kau adalah siswa senior yang sangat menakutkan, tapi kau tampaknya siswa senior yang baik."

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Terima kasih sudah mengatakan demikian."

Tidak ada seorang pun yang pernah memberitahuku hal itu.

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Ji-eun, apakah kamu ingin berbaring satu jam lagi?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Tidak, saya harus pergi mengikuti kelas."

๋ณด๊ฑด์Œค image

๋ณด๊ฑด์Œค

"Um... Oke, kalau sulit, ayo ikut."

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

" ya ya "

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Ayo pergi"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

" Ya ? "

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Aku akan mengantarmu ke sana"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Um... ya!"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Mengapa ada 'um...' yang ditambahkan?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Kenapa? Apakah kamu penasaran?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Eh...tidak, hanya //" (berbalik badan)

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Jangan bilang tidak"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Oh, tunggu"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

" Oke .. "

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

(Ambil buku catatanmu) "Ayo pergi!"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Ya, haha"

Episode 3 Mengapa aku seperti ini?

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Yak yak

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Seperti yang diperkirakan, menerbitkan dua episode sehari adalah hal yang mustahil...

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Bagaimanapun, saya harap Anda menikmati bacaan hari ini.

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Sang tokoh utama kini mundur (kedipan mata - โ˜†)