Aku menikahi tubuhnya yang dingin
Harapan



Jungkook
y/n! Tolong bangun! Aku masih di sini bersamamu! Kumohon!


Jungkook
Saat kami buru-buru membawa y/n ke rumah sakit, aku mendengar suara yang sudah lama tidak ingin kudengar.


Doc.
Nona y/n! Perawat telah memasukkan oksigen ke mulutnya! Kita akan mengganti oksigen setiap 15 kompresi dada!

Nurse
Ya, Dok!

Doc.
1!2!3!4!


Jungkook
Dokter, tolong sadarkan dia, saya mohon.

Doc.
Saya akan melakukan pertukaran perawat!


Jungkook
Saat mereka sedang menyadarkan y/n, tiba-tiba aku mendengar apa yang tidak ingin mereka katakan.

Nurse
Dokter berhenti. Waktu kematian 19:40.


Jungkook
Tidak.... Tidak......TIDAK! Kau bilang kau akan selamat darinya! Kumohon sekali lagi, kumohon, aku memohon padamu...

Doc.
Perawat memasang oksigen lagi, Pak. Jangan khawatir, kita akan 1!2!3!4!5!

Doc.
Pak, apakah kita sudah dekat dengan rumah sakit?

Nurse
Ya, Dok!


Doc.
Kita selamatkan dia! Hubungi Rumah Sakit dan siapkan Ruang ICU.


Jungkook
Terima kasih!

Omma
y/n! y/n!

Doc.
Permisi Bu, tunggu dulu di situ, tunggu hasilnya.

Omma
Jungkook, apa yang terjadi?!


Jungkook
Aku... aku tidak tahu, aku hanya pergi ke kamarnya untuk melihatnya dan kemudian aku melihatnya di kamar mandi berlumuran darah.


Suga
Tante, kurasa y/n tidak mengatakan yang sebenarnya bahwa penyakitnya baik-baik saja.

Omma
A-apa maksudmu dengan itu?


Jin
Dok! Apa yang terjadi pada adikku?

Doc.
Bu, Pak, Anda perlu mengetahui sesuatu tentang penyakit y/n. Tidak benar bahwa penyakit y/n sudah membaik sekarang.

Doc.
Sejujurnya, penyakitnya semakin memburuk dan saya rasa dia tidak bisa disembuhkan hanya dengan kemoterapi.

Omma
Mengapa dia tidak memberi tahu kita hal itu?

Doc.
Bu, y/n adalah anak yang baik. Dia selalu meminta saya untuk tidak mengatakan bahwa penyakitnya semakin parah, dia tidak ingin Ibu khawatir.

Doc.
Meskipun aku ingin memberitahumu bahwa dia sedang menderita, apa yang akan dia katakan akan dia sampaikan kepadamu saat dia sudah siap.

Doc.
y/n sedang koma. Aku tidak tahu kapan dia akan bangun. Permisi.

Omma
Ya ampun, Y/N-ku! Maafkan aku, aku tidak tahu kau sedang menderita sakit.


Jin
Ibu, semuanya akan baik-baik saja. Y/N adalah seorang pejuang, dia bisa mengatasi penyakitnya.


Author
satu jam kemudian

Omma
Jungkook, pulanglah dulu dan istirahat, kami akan menjaga y/n.


Jungkook
Tidak, Bu. Aku akan menunggu y/n bangun.


Jin
Jungkook, aku akan memberitahumu saat y/n bangun.


Jungkook
Oke hyung, hubungi aku.


Jungkook
Aku di sini, di kamar, memikirkan semua yang telah terjadi sejak y/n kembali ke dalam hidupku.


Jungkook
Aku pergi sekarang, aku tidak akan sekolah, ada pilihan lain. Dia satu-satunya yang masih kuharapkan sekarang.


Jungkook
Tuhan, Ada seorang wanita yang memperkenalkan aku kepada-Mu, dia berkata bahwa Engkau memberikan harapan kepada orang-orang yang membutuhkan.


Jungkook
Awalnya aku tidak percaya karena tidak ada hal baik yang terjadi dalam hidupku, tetapi sekarang aku di sini di hadapan-Mu untuk memohon kesempatan.


Jungkook
Ini bukan untukku, tapi untuk wanita yang memperkenalkanku pada arti cinta yang sesungguhnya.


Jungkook
Tuhan tolonglah y/n, bantulah dia mengatasi penyakitnya, berilah kami kesempatan lain untuk bersama lagi, berilah kami beberapa tahun lagi agar kami dapat mewujudkan impian kami.


Jungkook
Permohonan kita satu sama lain karena dia sangat berharga bagiku sehingga aku masih tidak bisa membiarkannya meninggalkanku, aku memohon padamu. Terima kasih.


Jungkook
Aku bangkit dari kursiku, aku hendak meninggalkan gereja ketika tiba-tiba seseorang memanggilku.


Jungkook
*sedang menelepon* Halo Bu

Omma
Jungkook! y/n sudah bangun sekarang! Dia menemukanmu


Jungkook
Sungguh! Oke, aku akan ke rumah sakit sekarang. Aku melihat altar lagi dan berkata, "Terima kasih banyak, kau telah memberiku harapan lagi."