Aku menikahi tubuhnya yang dingin
Luka di Hatimu



Author
Hai semuanya, maaf kalau aku belum bisa memperbarui cerita selama beberapa hari, karena aku sedang sibuk di sekolah, serta mengerjakan tugas-tugas kuliah.


Author
Terima kasih atas dukungan kalian. Kuharap kalian akan terus mendukungku hingga akhir perjalananku sebagai penulis kalian☺ Aku💜 kalian!


Mrs. Jeon
Apakah menurutmu Jungkook bisa memaafkan kita?


Mr. Jeon
Aku tidak tahu, tapi aku berharap dia masih akan memaafkan kita...


Author
Rumah


Mrs. Jeon
Jungkook! Jungkook! Yaya, di mana Jungkook?

yaya
Bu, dia belum keluar dari kamarnya sejak tadi malam sampai siang ini.


Mrs. Jeon
Oh, terima kasih, Sayang, dia ada di kamarnya.


Jungkook
Aku mendengar mereka mencariku, ini hal baru karena setiap kali mereka pulang kerja, mereka tidak pernah lagi bertanya padaku.


Jungkook
Mereka bahkan tidak tahu apakah aku masih akan pulang atau masih hidup, ohh salahku, aku ingat mereka tidak pernah peduli padaku.


Mr. Jeon
Jungkook, tolong buka pintunya. Aku perlu bicara denganmu sekarang juga.


Jungkook
Aku sedang tidak ingin bicara sekarang.


Mrs. Jeon
Sayang, izinkan kami masuk.


Jungkook
Aku membuka pintu kamarku dan mempersilakan mereka masuk. Aku segera berbaring di tempat tidur dan membelakangi mereka agar mereka tidak menyadari aku sedang menangis.


Mr. Jeon
Jeon Jungkook, kaulah orang yang pernah kutemui yang begitu kuat, sangat kuat, sehingga tak peduli apa pun yang orang lain katakan padamu.


Mr. Jeon
Aku minta maaf karena aku kau jadi terluka seperti itu. Aku minta maaf atas kata-kata menyakitkan yang kukatakan padamu sejak Taehyung meninggal.


Mr. Jeon
Maafkan aku karena aku menyalahkanmu atas semua masalah, maaf karena mengatakan bahwa kamu adalah anak yang tidak berharga.


Jungkook
Aku berdiri karena aku sangat terkejut. Karena Ayahku meminta maaf padaku, mengapa?


Mrs. Jeon
Sayang, kita tahu yang sebenarnya.


Jungkook
kebenaran?


Mr. Jeon
Dulu kau sering diintimidasi, padahal karena kaulah hyungmu mendapatkan keadilan, semua itu terjadi karena dirimu.


Mr. Jeon
Saat aku mengucapkan kata-kata yang menyakitkan kepadamu, aku minta maaf, kuharap kamu masih bisa memaafkanku.


Jungkook
Aku hanya menatapnya karena aku tidak tahu harus menjawab apa.


Jungkook
Aku tidak tahu apakah benar mereka sudah menyesali semua hal menyakitkan yang mereka katakan kepadaku.


Jungkook
Kau tahu aku sudah memaafkanmu sejak lama, itulah sebabnya aku seperti ini karena sejak hyung meninggal,


Jungkook
Kau juga lupa bahwa kau masih punya anak, akulah yang kau lupakan. Ya, banyak orang bermimpi dalam hidupku.


Jungkook
Kau tahu apa yang paling penting bagiku? Itu adalah cintamu padaku, cinta yang kuimpikan tapi tak kudapatkan meskipun aku punya orang tua.


Jungkook
Kau tahu, terkadang aku merasa iri pada orang-orang di sekitarku karena mereka memiliki orang tua yang penyayang, orang tua yang perhatian.


Jungkook
Padahal aku bahkan tidak merasakannya, aku tidak merasa memiliki orang tua yang penyayang, orang tua yang peduli untuk merawatku.


Jungkook
Kau tahu, terkadang aku berpikir mengapa akulah yang masih hidup, bukan hyung.


Jungkook
Karena aku merasakan hal yang sama, sekarang setelah aku hidup, aku merasa seperti sudah mati karena rasa sakit yang kurasakan.


Mrs. Jeon
Jungkook, tolong jangan katakan bahwa kamu adalah satu-satunya anak yang kami miliki. Kami minta maaf atas perlakuan kami terhadapmu selama ini.


Mrs. Jeon
Kami sangat menyesal karena kami tidak menyangka hal ini dapat memengaruhi kesehatan mental Anda.


Jungkook
Aku lelah sekarang, aku ingin tidur.


Mrs. Jeon
Oke, kami akan meninggalkanmu sendiri. Tolong jangan terlalu membebani dirimu dan pikiranmu.


Jungkook
Aku hanya menatap langit-langit kamarku sambil memikirkan semua yang terjadi hari ini.


Jungkook
Aku merasa sangat berat, tetapi pada saat yang sama aku merasa lega karena aku bisa melepaskan semua rasa sakit yang telah kupendam selama beberapa tahun.


Jungkook
Aku sudah tidak menangis lagi, mungkin mataku lelah karena menangis sepanjang malam akibat rasa sakit yang selalu kurasakan.


Jungkook
Aku berharap luka di hatiku segera sembuh.