Maaf... Waktu saya terbatas.

[episode_15]

ํ•™์ƒ1

Hei, apakah kamu melihatnya?

ํ•™์ƒ2

Lee Ji-hoon adalah sosok yang tak terduga.

ํ•™์ƒ1

Itulah mengapa

ํ•™์ƒ1

Aku benar-benar takut lol

ํ•™์ƒ2

Oke lol

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

(Jjipul)

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Diamlah. Apa kamu tidak mendengar apa yang dikatakan guru wali kelasmu?

ํ•™์ƒ1

Oh maaf

ํ•™์ƒ2

Kami mengganggu Anda saat Anda sedang membaca. Mari kita tenang.

(Mabuk)

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

Apakah kamu benar-benar baik-baik saja?

์ •์—ฌ์ฃผ image

์ •์—ฌ์ฃผ

Tidak apa-apa, tapi berapa kali lagi aku harus mengatakannya?

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

tetap..

์ •์—ฌ์ฃผ image

์ •์—ฌ์ฃผ

Aku baik-baik saja, aku seekor babi.

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

Kamu serius?!!

์ •์—ฌ์ฃผ image

์ •์—ฌ์ฃผ

huh

์ •์—ฌ์ฃผ image

์ •์—ฌ์ฃผ

Mari kita diam. Semua anak-anak sudah diam.

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

Oke, oke

Seiring waktu berlalu

Pintu belakang terbuka.

Bunyi genderang

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Im Na-yeon, yang telah menjadi pusat perhatian

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Apa yang kamu lihat?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Aku tidak melihat, tapi aku melihatmu, jadi mengapa kamu melakukan itu?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Apakah kamu menyukaiku?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Apakah kamu gila? Apakah kamu menyukaiku?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Mengapa kamu begitu percaya diri?

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Ini adalah dunia di mana segala sesuatu mungkin terjadi dengan uang.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

Tidak bisakah aku sedikit lebih percaya diri?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Ini sangat lucu

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Pergilah ke ruang guru, guru wali kelasmu memanggilmu.

์ž„๋‚˜์—ฐ image

์ž„๋‚˜์—ฐ

dia,,

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Jangan sampai merusak suasana lebih jauh lagi dan langsung saja pergi.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

(Mendesah)

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Astaga... Apakah kamu mengantuk di tengah semua ini?

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

Apakah kamu baik-baik saja?

Bel tanda istirahat berbunyi saat Im Na-yeon pergi.

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

Permisi..

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

?

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

terima kasih

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Kamu bahkan bukan orang bodoh, apa yang kamu lakukan?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Langsung saja ke intinya.

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

Uh..uh..

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Ini memang berantakan, tapi tidak akan menginjak seekor semut pun yang lewat.

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

Apakah ini hinaan atau pujian?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Saat aku mendengarnya, itu terdengar seperti pujian.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

Itu kutukan, dasar bodoh!

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Jangan khawatir, posisi saya lebih tinggi dari Anda.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

Aku tidak beruntung

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

ya

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Oke, temui dia.

์ •์—ฌ์ฃผ image

์ •์—ฌ์ฃผ

(Pria itu)

์ „์ •๊ตญ image

์ „์ •๊ตญ

...uh

Haruskah aku pergi melihat apa yang sedang Soonyoung lakukan?

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Oh astaga

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Aku agak khawatir, tapi untungnya semuanya berjalan baik.

(Melelahkan)

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

? Apa

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

๐Ÿ’ฌ Hai

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

๐Ÿ’ฌApa itu?

์ตœ์Šน์ฒ  image

์ตœ์Šน์ฒ 

๐Ÿ’ฌHai Soonyoung

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

๐Ÿ’ฌใ…‹ Hai

์ตœ์Šน์ฒ  image

์ตœ์Šน์ฒ 

๐Ÿ’ฌHong Ji-soo, apakah kamu tidak membacanya?

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

๐Ÿ’ฌApa

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

๐Ÿ’ฌOh, itu Sunyoung

์ตœ์Šน์ฒ  image

์ตœ์Šน์ฒ 

๐Ÿ’ฌPerhatikan perubahan sikapnya

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

๐Ÿ’ฌApa yang harus saya lakukan terhadap Choi Seung-cheol?

์ตœ์Šน์ฒ  image

์ตœ์Šน์ฒ 

๐Ÿ’ฌ...

Choi Seung-cheol telah meninggalkan ruang obrolan.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Apa itu..? (malu)

Lama tak jumpa

Maaf karena terlambat...

Saya akan menulis sekali lagi. Ehem...

Ya...aku akan kembali lagi nanti setelah ujian!