Kisah Asmara Kwon Bam

Apa yang kalian berdua lakukan...?

Ketuk ketuk ketuk ketuk

Langkah kaki teratur terus mengelilingi taman bermain dengan kecepatan yang stabil.

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ image

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ

Berhentilah berlari di malam hari dan kamu akan benar-benar pingsan.

ํ•œ๋ฐค image

ํ•œ๋ฐค

Lari sedikit lagi

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ image

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ

Tahukah kamu ini sudah kali keenam kamu mengatakan itu??

Wonwoo dan Soonyoung mendekati Soobin yang sedang berteriak.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Mengapa?

Sunyoung memandang keduanya yang bergandengan tangan dengan santai, lalu mengalihkan pandangannya ke malam hari.

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ image

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ

Saya sudah berlari selama hampir 3 jam tanpa berhenti.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Aku sejenak

Sunyoung, yang baru saja kembali dari perjalanan singkat, sedang memegang kendi air di tangannya.

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ image

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ

Hei Wonwoo, apa yang sedang dilakukan temanmu sekarang?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Eh... aku juga tidak tahu.

Di ujung pandangan mereka ada Sunyoung, yang sedang menyiramkan air ke Bam.

Saat saya sedang berlari, seseorang tiba-tiba muncul di depan saya.

ํ•œ๋ฐค image

ํ•œ๋ฐค

Apa?

Saat aku mengatakan itu, dia sepertinya memberiku air, tetapi malah menuangkannya ke tubuhku.

ํ•œ๋ฐค image

ํ•œ๋ฐค

Hey kamu lagi ngapain?

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Oh...maaf, saya basah kuyup.

ํ•œ๋ฐค image

ํ•œ๋ฐค

(mendesah)

Pria yang menyiramkan air ke tubuhku saat aku sedang melihat pakaianku yang basah dan kemudian melepasnya, bahkan lebih berantakan lagi.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Hei! Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu tiba-tiba melepas pakaianmu?

Dia berteriak dengan wajah merah padam, lalu melepas pakaiannya dan menutupinya dengan pakaianku.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Kamu tidak bisa melepas pakaianmu begitu saja.

Dia mengatakan itu lalu kembali dengan suara berderit.

ํ•œ๋ฐค image

ํ•œ๋ฐค

Apa-apaan ini??

Wow, wow

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ image

์ฑ„์ˆ˜๋นˆ

Malam!! Astaga, kenapa dia melepas bajunya?

ํ•œ๋ฐค image

ํ•œ๋ฐค

Menuangkan air bukanlah hal yang aneh sejak awal.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Sebaliknya, saya akan meminta maaf. Dia agak... aneh.

Sunyoung, sambil menyeka wajahnya yang memerah dan menuju ke asramanya, begitu larut dalam pikiran tentang malam itu sehingga dia bahkan tidak menyadari orang-orang menatapnya dengan aneh.

์ด์ฐฌ image

์ด์ฐฌ

Senior!!!! Senior, kenapa kamu jalan-jalan tanpa mengenakan baju?

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Eh?

์ด์ฐฌ image

์ด์ฐฌ

Boleh saja berjalan-jalan telanjang di perkampungan atlet, tetapi Anda harus mengenakannya di luar.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Apakah kamu belum berada di perkampungan atlet?

์ด์ฐฌ image

์ด์ฐฌ

Astaga, di mana kamu menjual bagian atas tubuhmu?

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

Beri aku beberapa pakaian

์ด์ฐฌ image

์ด์ฐฌ

Ya!! Kamu akan menuju ke penginapan.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

eh

๊ด€์ข…์ž๊นŒ์ƒˆํ€ด image

๊ด€์ข…์ž๊นŒ์ƒˆํ€ด

Wow, 3 pelanggan๐Ÿ˜š 18 orang membaca ini

๊ด€์ข…์ž๊นŒ์ƒˆํ€ด image

๊ด€์ข…์ž๊นŒ์ƒˆํ€ด

Penulis Bukkonโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธ

๊ด€์ข…์ž๊นŒ์ƒˆํ€ด image

๊ด€์ข…์ž๊นŒ์ƒˆํ€ด

Isi ceritanya mungkin kurang menarik dan membosankan. Sudut pandang utamanya adalah di malam hari, dan nanti saya akan menulis dari sudut pandang Soonyoung.