Ayo main Truth or Dare | V
10 | Satu tantangan terakhir


Aku segera menampar dadanya.

Y/N
Dengan serius..


Taehyung
Apa? Bukan salahku kalau kau tak bisa menolakku. Tak bisa menerima tantangan ya, Y/N?

Y/N
Aku tidak akan menciummu.


Taehyung
Baiklah, saya akan melakukannya.

Y/N
Jangan berani-beraninya.


Taehyung
Baiklah. Ada hal yang lebih penting saat ini. Dan aku perlu memberitahumu ini.


Taehyung
Aku suka--Tidak, aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu.

Y/N
Apa maksudmu?

Dia tertawa pelan.


Taehyung
Oh, begitu. Waktunya tidak tepat? Tidak ada perasaan untukku? Tidak apa-apa, aku akan pergi saja.

Y/N
Tunggu, bukan, Taehyung.

Y/N
Taehyung! Hati-hati.

7 bulan kemudian.

Aku hendak pergi ke Pulau Jeju. Entah kenapa, Woojin tiba-tiba masuk ke rumahku dan memberiku tiket, katanya aku hampir terlambat untuk penerbangan.

Ini mungkin hal yang baik. Mungkin aku bisa rileks dan menghilangkan beberapa pikiran negatif dari benakku.


Jungkook
Hai Noona.

Y/N
Oh hai Jungkook, kamu juga di Jeju?


Jungkook
Ya. Maukah kamu ikut jalan-jalan denganku?

Y/N
Tentu?

Aneh sekali dia ada di sini, apalagi dia hampir tidak pernah berbicara denganku.

Kami sampai di sebuah meja yang dipenuhi makanan lezat dengan cahaya lilin. Suasananya tampak romantis.


Jungkook
Ah, Noona. Aku harus pergi mengambil sesuatu.

Y/N
Ya, oke--

Lalu dia pergi.


Taehyung
Hai sayang.

Aku mengangkat alis begitu aku berbalik menghadapnya.


Taehyung
Maaf, aku tahu ini sudah beberapa hari setelah ulang tahunmu dan aku jelas lupa.

Y/N
Woah woah, Siapa bilang aku marah soal itu?


Taehyung
Tapi kupikir-

Y/N
Kamu bahkan tidak sempat tahu bahwa kamu akan menjadi seorang ayah sebelum berangkat tur.


Taehyung
Apa itu?!


Jungkook
Ya, apa?


Jimin
Itu mengejutkan.


Taehyung
Aku sudah bilang kalian harus bersembunyi.

Y/N
Kamu akan menjadi seorang ayah. Bodoh.


Taehyung
Satu tantangan terakhir?


Taehyung
Menikahlah denganku?