Cinta Mafia (Myanmar)
Episode-2 (bagian-2)


Jungkook datang menemui orang tuanya yang dingin.



Jungkook
Hai


Jeon's Dad
Apakah kamu sudah menemukan calon istrimu?


Jungkook
Tidak ditemukan.


Jeon's Dad
Mengapa kau belum menemukannya? Menurut tradisi keluarga kami, kami harus menemukan seorang putra untuk mewarisi takhta.


Jungkook
Itu tidak mudah...


Jeon's Dad
Kamu berbohong, ambil seorang gadis dan bunuh dia jika dia punya anak!!!


Jungkook
Oke *senyum sinis😏*


Jungkook
Apakah y/n masih hidup?


Jungkook
Sebenarnya, saya punya satu.


Jeon's Dad
Oke, kalau begitu aku akan menemuinya besok saat sarapan.

Mereka sudah pergi.


Jungkook
Bagus sekali~ Anak kucing kecil itu sudah tertipu oleh tipu daya serigala besar~~

Dia berkata sambil tertawa menyeramkan 😏

Dia naik ke atas dan menemukan y/n dengan bekas merah yang telah dia buat, lalu membuka pintu.

Aku mengangkat y/n dari lantai, melemparkannya ke tempat tidur, dan membaringkannya di samping tubuhnya yang ramping, mencoba untuk tidur.

Y/N terbangun dengan penampilan imut dan melihat Jungkook yang tampan di sampingnya.

Saat dia tersenyum dan memperhatikan, mata Jungkook terbuka, dia menelan ludah dan mundur selangkah. Jungkook bangkit dan mengenakan kemejanya.


Jungkook
Saya tidak bisa menggunakannya lagi.

Y/N terbangun ketakutan, dan Jungkook menyeretnya ke kamar mandi.

Saat aku melemparkannya ke air dingin, y/n ketakutan dan berteriak. Airnya sangat dingin 🙁🙁

Jungkook tertawa 😒


Jungkook
Kurasa itu tidak benar..😓

Jungkook mendorongnya menjauh dan y/n keluar dari air. Jungkook memberinya sebuah kemeja dan


Y/N juga memakainya dan hasilnya seperti yang di atas 👆

Y/N berlari keluar ruangan dan tersesat di dalam rumah.

Kemudian, saat berjalan, dia melihat dapur dan melanjutkan perjalanannya.

Di sana aku melihat dua orang tua dengan mata yang sangat dingin.

Lalu y/n tersenyum dan membungkuk sebagai salam.

Mereka menatap Y/N dari kepala sampai kaki, lalu ke Jungkook.


Jeon's Mom
Jungkook, pacarmu punya bintik-bintik hitam di wajahnya dan warna matanya berbeda, ihh😖


Jeon's Mom
Bunuh dia, aku tidak mau melihat anakku bersama sampah!!😤

Air mata y/n menggenang dan dia menundukkan kepalanya.


Jungkook
Oke, begini kesepakatannya: jika dia mati, kamu juga mati.


Jeon's Dad
JUNGKOOK, tolong hormati ibumu!!!

Ayah Jungkook marah.


Jungkook
Jadi tolong perlakukan istri saya dengan hormat.


Jeon's Mom
Bagaimana bisa kamu sangat menyukainya!!!


Jungkook
Aku tidak suka. Kalian baru saja menemukan seorang wanita dan mendapatkannya. Kenapa kalian mengeluh?!


Jeon's Dad
Siapa namamu, gadis?


You
Lee ... Y/N..


Jeon's Mom
Duduk!!

Y/N perlahan mengambil tempatnya, tampak sedikit takut. Mereka mengawasi setiap gerak-gerik Y/N dengan mata mereka.


Jungkook
Mereka makan.

Mereka semua sedang makan, dan y/n makan perlahan, menikmatinya.


Jeon's Mom
Siapa yang membesarkannya? Kurasa ibunya lebih jelek.


You
Apa... ibuku lebih cantik darimu!!


Jeon's Mom
Pura-puralah menangis seperti kambing *teriak*


Jungkook
y/n!!!*Jungkook berdiri dan menampar pipi y/n*

Jungkook menjambak rambut y/n dan menyeretnya ke ruang bawah tanah.

Saat aku tiba, aku membantingnya ke lantai dan terus memukul wajahnya.


Jungkook
Beraninya kau mengatakan itu!!!!


You
Maaf ya... aduh😭😭😭


Jungkook
Kamu tidak tahu siapa yang jahat!!!


You
Itu hebat sekali!!!😭😭😭😭

Ketika Jungkook melihat luka-lukanya, dia mengikatnya dengan tali dan meninggalkannya sendirian di ruangan yang gelap dan menakutkan.

Saat y/n bangun, dia tidak tahu jam berapa, di mana dia berada, atau apakah itu siang atau malam.

Saat melihat sekeliling, pikirannya dipenuhi dengan pikiran-pikiran yang menakutkan.

Lalu aku berjalan ke pintu dan langsung turun.

Dia terus menggedor pintu dan menangis histeris. Dia bahkan tidak bisa bernapas dengan benar. Tidak ada yang datang untuk membukakan pintu.

y/n kesulitan bernapas😣😣


You
Tolong, aku takut 😭😭😭

Dia sangat ketakutan ketika mendengar suara di belakangnya dan berteriak. Kali ini, tidak ada yang mendengarnya 😥

Dia memejamkan mata dan menghela napas saat pintu terbuka dan Jungkook masuk. Dia berlari ke arah Jungkook dan

Aku menangis sambil memeluk lengannya erat-erat.

Dia bernapas terengah-engah dan melingkarkan kakinya di pinggang Jungkook.

Dia membenamkan wajahnya di leher Jungkook dan menangis. Setelah beberapa saat, dia merasa lelah dan ingin tidur.

~Bersambung~

Jangan lupa bersorak ya 😉😉😉