Menikahi mantan pacarmu
18 "Usulan Takdir"



Setelah Woo-seok selesai berciuman singkat dengan Yeo-ju, dia memeluknya setelah Yeo-ju tenang.


๋ฏผ์ํ
///


๋ฏผ์ํ
"Oh...bro..." ///


๊น์ฐ์
"Nyonya,"


๊น์ฐ์
" TIDAK ..., "


๊น์ฐ์
"Sayang,"


๋ฏผ์ํ
"Eh...huh? //"


๊น์ฐ์
"Terima kasih sudah mau bertemu denganku, dan aku benar-benar minta maaf atas hal-hal yang kulakukan padamu sebelumnya yang tak bisa kumaafkan, dan terima kasih sudah mau bertemu dengan orang jahat sepertiku."



๊น์ฐ์
"Maukah kau menikah denganku?" ((Memberikan cincin kawin)


๋ฏผ์ํ
"..."


๊น์ฐ์
"Apakah ini teh... " ((pahit)


๋ฏผ์ํ
"Saudara..." ((Senyum)


๋ฏผ์ํ
"Kita toh akan menikah juga, terima kasih sudah melamar duluan," ((Senyum)


๊น์ฐ์
"..."


๊น์ฐ์
"Apakah kamu menerimanya?..."


๋ฏผ์ํ
"Ya," ((Senyum)


๊น์ฐ์
"Hah... Hah... Diamlah..."


๊น์ฐ์
"Terima kasih telah menerimaku... Aku mencintaimu... Matikan..."


๋ฏผ์ํ
(( tepuk tepuk



๋ฏผ์ํ
"Aku pun mencintaimu"


Mungkin karena aku melamar di gang yang gelap,

Lampu-lampu jalan di sekitarnya bersinar terang menerangi mereka berdua.

Mereka yang ditakdirkan,

Lampu jalan yang menerangi _

Seolah-olah para dewa di surga memberkati mereka.




Akhir cerita hampir tiba ๐ญ

Tetap saja, mohon terus menonton sampai akhir โค
