sobat, sampai jumpa

Dia telah pergi dan dia...

Semalam aku tidak bisa tidur nyenyak. Aku takut Jae akan meninggalkanku.

Saat ini aku masih mengantuk. Aku masih tidak ingin bangun.

Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu. Aku langsung terbangun dan berlari untuk membukanya. Mungkin itu Jae!

me image

me

Setelah membuka pintu, aku memeluknya, "Jae! Kukira kau benar-benar akan pergi ke suatu tempat!"

"mm... maaf Nona, tapi..."

Suaranya... adalah suara yang asing. Siapakah dia...?

me image

me

"Ah! Dia bukan Jae!" Mataku terbuka lebar. Rasa kantuk sudah hilang.

me image

me

"Maafkan aku!" Aku segera melepaskan pelukan itu.

yedamie image

yedamie

"Apakah kamu baik-baik saja?"

me image

me

"Saya sangat menyesal"

yedamie image

yedamie

"Tidak apa-apa. Tapi bolehkah saya meminta bantuan?"

me image

me

"Apa"

yedamie image

yedamie

"Apakah kamu pandai memperbaiki sepeda? Ban sepedaku kempes."

me image

me

"Apa?" Beraninya dia memintaku memperbaiki sepedanya padahal aku sekarang terlihat seperti orang gila?!

me image

me

"Tidak! Perbaiki sendiri!"

yedamie image

yedamie

"Ah? Ah ya"

*baam!* Aku masuk dan menutup pintu.

me image

me

"Aku harus pergi ke rumah Jae sekarang juga"

Aku naik taksi ke rumah Jae.

Dalam perjalanan, saya melihat pria tadi. Dia duduk di pinggir jalan dengan sepedanya. Sayang sekali, tapi saya tidak punya waktu untuk itu.

me image

me

"Aduh, orang itu"

. . . . .

Ketika aku sampai di rumah Jae, aku tidak melihat apa pun yang tersisa. Rumahnya kosong.

me image

me

"Ya. Dia pergi."

Dalam perjalanan pulang, saya terus mengulang-ulang "bagaimana mungkin dia melakukan itu? bagaimana mungkin dia melakukan itu?"

me image

me

"Bagaimana dia bisa melakukan ini padaku?"

me image

me

"Dia berbohong!"

me image

me

"Jaehyuk! Kau bilang kau tidak pergi ke mana-mana!"

me image

me

"Ah~Jika aku menyuruhnya berjanji untuk tidak pergi, pasti dia tidak akan pergi."

me image

me

"karena dia anak yang baik"

me image

me

"Tetapi..."

me image

me

"Aish! Pria itu! Kenapa!?" Aku melihat pria pengendara sepeda itu lagi, hanya duduk di tanah.

Aku berjalan menghampirinya.

me image

me

"ha~ biar aku yang melakukannya"

yedamie image

yedamie

"ah? aa ya"

yedamie image

yedamie

"Tapi kenapa matamu terlihat seperti mata Panda?"

me image

me

...

yedamie image

yedamie

"Ah... baiklah. Maaf."

me image

me

"Di Sini"

yedamie image

yedamie

"Oh, terima kasih! Kurasa kau tidak terlalu mahir dalam hal itu."

me image

me

"Ya~"

me image

me

"Lagipula, bisakah kau tidak perlu ada di hadapanku lagi?"

yedamie image

yedamie

"Tapi... tapi kenapa?!"

me image

me

"Karena.."

yedamie image

yedamie

"Aku tidak melakukan kesalahan apa pun!"

me image

me

"Karena aku benci hari ini!"

me image

me

"Itu saja"

yedamie image

yedamie

...

me image

me

"Pulanglah. Maaf kalau aku bersikap tidak sopan hari ini."

yedamie image

yedamie

"Aku... aku..."

yedamie image

yedamie

"Maaf"

Cerita populer di kalangan penggemar Yoon Jae Hyuk