Mungkin kita bukan teman.
01; Kecanggungan yang aneh


Namun...


Mata kami bertemu.

이여주
Ehem ehem...

Aku buru-buru berdeham dan berbalik,

Ekspresi kebingungan terlihat jelas.

이여주
Hei, apa aku barusan terdengar seperti orang bodoh...?

Jawaban yang diterima adalah



다현
Tepat sekali! Kamu selalu terlihat seperti kutu buku hehe

.

...

...

Sekolah sudah usai.

Hari ini, kupikir Seong-un tidak akan mengajakku pulang bersamanya, jadi aku pulang jalan kaki sendirian.

이여주
Andai saja kau tidak mengatakan itu kemarin...

Saat aku berjalan seperti itu, bergumam sendiri.

Tiba-tiba, pikiran itu terlintas di benakku.

Karena tidak ada seorang pun yang memiliki sesuatu, rasanya agak... hampa..?

이여주
Mengapa aku seperti ini?



다현
Astaga, itu kan cuma iri hati!

Dahyun tiba-tiba menerobos masuk...

이여주
Ya Tuhan, aku sangat terkejut. Apakah kamu akan mati?



다현
Jugla~? Hahaha sampai jumpa besok hahaha

Dahyun berbalik, merasa malu. Dia begitu cerdas.

Setelah bergumam seperti itu, aku mulai berjalan lagi, merasa lesu.

Tali sepatuku terlepas.

이여주
Hahaha... Kamu benar-benar tidak membantuku hari ini...

Aku mencoba mengikat tali sepatuku sambil berjongkok dalam pikiranku...



하성운
...Tunggu sebentar... Kamu bahkan tidak bisa mengikat tali sepatumu dengan baik.

Ha Sung-woo tiba-tiba muncul dan mengikat tali sepatuku.

sejujurnya..

Aku sedikit bersemangat.

.

.

.


하성운
Hei dia... sungguh... bla bla

Saya sedang dalam perjalanan pulang.

Tentu saja, seperti Seong-un, yang melupakan semua yang terjadi kemarin dan kembali mengobrol di sebelahku.

이여주
Hei... tapi ada sesuatu


Saat aku mengatakan itu, Seong-un berhenti berbicara dan menjulurkan kepalanya seolah bertanya mengapa aku memanggilnya.

Seberapa keras pun aku mencoba untuk terus berbicara, aku tidak bisa karena wajah Seongwoon terlalu dekat.

이여주
Ugh... wajahmu...



하성운
Kenapa~?

Seong-Woon mendekatkan wajahnya ke arahku, bertanya-tanya apakah dia mencoba menggodaku ataukah dia benar-benar penasaran.

이여주
Ah... tidak...


하성운
Apa? Hehe aku tidak tahu

Kamu benar-benar begitu polos...

Saat kami mengobrol santai, kami sudah berada di depan rumah.

Seong-un mencoba masuk ke rumahnya, mungkin mengingat apa yang terjadi kemarin.

Lalu aku mengucapkan sepatah kata.

이여주
Hei!.. Ayo makan ramen di rumahku!

.

.

.

Kami berdua suka ramen, jadi kami mengatakan hal yang sama... tapi untuk sesaat, aku merasa seperti orang mesum.



하성운
ㅁ..Gadis macam apa yang bicara seperti itu..?? //

이여주
Ahhh.. bukan, bukan itu, ah Ic.. aku jadi gila..


하성운
Ramen adalah saat kamu menjadi dewasa...

이여주
Bukan!! Bukan itu!! Hanya ramen!! Itulah ramen yang dibuat dengan teknik Jin Ramen!!

.

...

...



하성운
Oh, ini enak sekali~

Apa yang begitu menarik...?


이대휘
Hei hei hei hei!! Ayo kita ke Daehwi dan Opchihara Pibang!

이여주
Apa yang kau katakan... Seongwoon kita tidak ikut dalam pembantaian sepertimu?!



이대휘
Hah? Tapi sejak kapan kamu mulai memanggil Seongwoon dengan sebutan ‘Seongwoon kita’?

Oh... Lakukan saja itu...



하성운
Hehehe aku baik-baik saja hehehe

이여주
B..Lihat! Seongwoon juga baik-baik saja!!

Kemudian Lee Dae-hwi mengabaikan kata-kata saya dan pergi ke daerah setempat.

Oh, yang itu...


하성운
Hei, tapi kenapa kamu tidak makan??

이여주
Aku tidak lapar.


하성운
Oh~ Ada apa ini~ Kamu selalu membicarakan tentang apa yang kamu makan, tapi sekarang kamu malah berusaha menambah berat badan..

Fiuh!



하성운
Oh, sang pahlawan wanita, maafkan aku aaaaaaaaa-!!!!

.

...

...

Jumlah karakter: 1328

Episode 2_akhir


자까
Saya harus bertanya, apa itu girlk...?