Kenalkan Pacarku
Apa kabar, Y/N?


Kamera pengawas sudah dinyalakan sejak tadi malam.

Mengapa?

Karena aku tidak tahu caranya.

Aku memejamkan mata saat rasa keterlambatan menyelimutiku.

Dan membukanya lagi karena aku mendengar dan juga merasakan beban yang berat.

Y/n
Choi Seungcheol I sw-

???
Kamu masih hidup?

Mendengar suara yang familiar, yang mustahil itu suara saudaraku.

Dengan berat hati aku membuka mata saat sinar matahari menerpa.

Y/n
Katakan padaku siapa dirimu, aku tak ingin membuka mataku.


Taehyung
Kamu bahkan tidak mengenali suara sahabatmu?

Aku menutup mata lagi sambil menguap.

Y/n
Taehyung, bukankah kamu sibuk?


Taehyung
Ayolah! Aku cuma mau lewati omelan Jin hyung!

Aku menghela napas sambil berjalan ke dapur seperti biasa untuk memasak dan minum kopi.

Y/n
Kopi...


Taehyung
Aku akan menyeduh kopi dulu sebelum membangunkanmu.

Dengan menyesal aku menatapnya sementara matahari bersinar di belakangnya.

Sambil memejamkan mata sebagian untuk menghindari silau matahari, saya menutup semua tirai.


Taehyung
Saya akan mencatatnya.

Saya mengambil cangkir saya darinya sebelum duduk.

Y/n
Apakah kamu yang membuat ini?

Aku menatapnya untuk menunggu jawaban dan dia mengangguk.


Taehyung
Saya makan gratis di sini dan Anda yang membayar belanjaan, jadi saya yang harus memasak.

Aku mengangguk dan makan.

Sambil makan dalam diam, aku mendengar bel pintu dan senyumku langsung merekah lebar.

Y/n
BAYI-BAYIKU!

Aku buru-buru keluar menuju pintu depan untuk mengambil paketku.

Mengambil kotak saya dan membuka pintunya.


Taehyung
Apa-apaan itu?

Saya meletakkannya di lantai ruang tamu saya.

Saat mengambil alat pemotong dan membuka kotaknya, senyumku semakin lebar.

Y/n
Oh, sungguh beruntung.

Aku menghela napas sambil berbaring di lantai.


Taehyung
Apa itu?

Dia bertanya.

Y/n
Aku bersama Kwan dan saudaraku.


Taehyung
Benar-benar?

Dunia seakan berhenti berputar ketika dia menatapku dari atas.

Saya setuju, dia memang tampan.

Aku belum pernah melihatnya setampan ini.


Taehyung
Ya/Tidak?

Y/n
Saya akan bekerja di lantai atas.

Aku berjalan naik tangga dengan kotak di tanganku, meninggalkannya di sana dengan wajah tercengang.

Apakah dia setampan itu?

Apakah suaranya sebagus itu?

Apa yang sedang terjadi?

Apakah aku baik-baik saja?

Apa yang sedang terjadi padamu, Y/N?