Kisah nyata kita bagaikan sebuah mitos.

prolog

gedebuk gedebuk gedebuk gedebuk ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ (suara hujan)

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Hei, sedang hujan."

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Saya tidak punya payung..."

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Teman-teman, cepat duduk. Hujan, jadi mari kita selesaikan dengan cepat."

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Hujan, jadi segera pulang. Petugas kebersihan, bersihkan secara menyeluruh. Dan pastikan pintu terkunci."

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Mari kita sapa ketua kelas."

๊ถŒ์€๋น„(๋ฐ˜์žฅ) image

๊ถŒ์€๋น„(๋ฐ˜์žฅ)

"Ya"

๊ถŒ์€๋น„(๋ฐ˜์žฅ) image

๊ถŒ์€๋น„(๋ฐ˜์žฅ)

"Perhatian, terima kasih atas salam Anda."

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Jang Yeo-juuu"

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Mengapa"

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Apakah kamu akan kehujanan?"

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Tentu saja lol"

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Ayo kita keluar cepat."

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Oke"

Tuhan

kaki

Tuhan

ih menjijikkan

Rusia

pergi

Adalah

tengah

(tiba)

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Hujannya lebih deras dari sebelumnya?"

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Tidak Memangnya kenapa.."

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Aku mau pergi dulu. Aku akan lari saat aku hitung sampai tiga, jadi lakukan saja apa yang kamu mau."

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Hah..? Hei, tunggu sebentar."

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"satu"

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"dua"

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"tiga!"

๊น€์ฑ„์› image

๊น€์ฑ„์›

"Ih"

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Nona Kim Chae-won. Apakah Anda meninggalkan saya?"

๊น€์š”ํ•œ image

๊น€์š”ํ•œ

"Tidak ada payung?"

์žฅ์—ฌ์ฃผ image

์žฅ์—ฌ์ฃผ

"Eh?"

Apakah Anda menikmatinya?

Silakan tinggalkan banyak ulasan di kolom komentar.

Baiklah, saya pamit dulu! Sampai jumpa!