JANJI // Jungkook BTS // Ep 1
PERTEMUAN


Y/N: BU!! Aku sudah kenyang, aku tidak bisa makan lagi dan aku bukan anak kecil lagi!

IBU: Ayolah sayang, Ibu kan ibumu, jadi kenapa Ibu tidak akan merawatmu? Dan hanya sedikit yang tersisa, makanlah sayang!

Y/N: Baiklah Bu, tapi hanya sedikit!

Setelah makan, y/n meninggalkan rumah dan dia tidak pergi ke sekolah dengan mobil mewahnya karena dia tidak suka pamer.

??? : Oh, lihat siapa yang datang!!

???: oh hahaha seorang anak kecil! halo anak kecil! sudah minum susumu? hahaha

Y/N: HENTIKAN! Aku bukan anak kecil!

???: Oh, kalau begitu kamu masih bayi? hahaha

Y/N: Kubilang berhenti! Aku sudah muak dengan semua omong kosongmu ini!

???: Yaah! Dasar jalang! Beraninya kau bicara tentang kami seperti ini!

Lalu seorang gadis hendak memukul y/n ketika seseorang menahan tangannya.

???: Yah! Beraninya kau berhenti- tunggu! Bukankah kau murid baru?


??? : Ya, saya murid baru, Jungkook.

Setiap gadis di jalan itu terpesona oleh penampilannya.

???: Dengar, bocah kecil! Jangan ikut campur urusan kami! Pergi sana!

Jungkook: Tidak! Aku tidak bisa melihat siapa pun terluka! Tinggalkan gadis ini!

???: Ya! Dasar bocah! Sudah kubilang pergi-

Sebelum gadis itu sempat menyelesaikan kalimatnya, Jungkook meraih pergelangan tangan Y/N dan pergi dari sana.

Jungkook: Kamu baik-baik saja?

Y/N: *gugup* eh y-ya, aku memang begitu dan t-terima kasih telah menyelamatkanku dari mereka

Jungkook: Oh, eh, bukan apa-apa dan aku senang bisa menyelamatkanmu *melihat seragammu* Ngomong-ngomong, sepertinya kita sekolah di sekolah yang sama

Y/N: Oh iya, kami memang begitu.

Jungkook: Jadi... siapa namamu?

Y/N: Nama saya Son Y/n

Jungkook: Oh, nama yang lucu sekali, tapi aku baru masuk sekolah minggu lalu, tapi kenapa aku belum melihatmu?

Y/N: Sebenarnya aku cepat pulang karena di sekolah semua orang membullyku dan aku kebanyakan hanya tinggal di kelas dan makan.

Jungkook: Oh, aku merasa kasihan padamu... tapi aku berjanji mulai hari ini dan seterusnya tidak akan ada yang pernah menyentuh atau menyakitimu.

Y/N: Oke - TUNGGU APA! Oh, sebenarnya aku diintimidasi sejak hari pertama masuk sekolah ini dan para pengintimidasi itu sangat kuat jadi hati-hati!

Jungkook: Sebenarnya aku sangat jago berkelahi, jadi di sekolahku dulu semua orang takut padaku.

Y/N: Oh, tapi kamu tidak perlu melakukan apa pun untukku karena aku baik-baik saja!

Jungkook: Tidak, tidak, dengan senang hati saya akan membantumu.

Y/N: Baiklah... kalau begitu oke, dan sekali lagi terima kasih untuk semuanya.

Jungkook: dengan senang hati


Eunha: Halo Nona kecil sialan, selamat datang kembali di sekolah dan siapakah pria tampan ini?

Nah... gadis ini adalah ketua kampanye olahraga sekolah dan ayahnya adalah kepala sekolah.

Jungkook: Aku Jungkook dan mulai hari ini dan seterusnya jangan pernah menyakiti y/n-ku!!

Sudut Pandang Y/N

APA YANG DIA KATAKAN "MILIKKU"? Apa maksudnya dengan itu?

Eunha: Ohhh semuanya!! Lihat siapa yang dikencani Y/N! Hahaha serius! Kalian berdua sama sekali tidak cocok! *tertawa sinis*

Y/N: Kami tidak pacaran! Kami hanya berteman! Silakan pergi!

Lalu y/n mendorong Eunha dari jalannya dan menuju lokernya sementara Jungkook.....

Jungkook: Dengar kau, gadis kecil, jangan pernah coba-coba menyentuh y/n atau aku akan mematahkan lengan kecilmu itu! *tatapan maut*

Eunha: Ya ampun! Ayah!!aahhh

Dia berlari ke kantor ayahnya sambil menangis.

Jungkook: *tersenyum sinis* Semua orang menangis saat melihatku!

Jungkook: Y/n... apakah kamu menangis?

Dia bertanya padamu siapa yang membelakanginya sambil menangis.

Y/N *Mengendus* Jungkook... sudah kubilang, para pengganggu ini sangat kuat, mereka bisa melakukan apa saja.

Jungkook: *berbisik* tapi mereka tidak bisa menghadapi Mafia

Y/n sedikit mendengar apa yang Jungkook katakan dan merasa bingung dengan apa yang dia sampaikan.

Y/N: Mafia? Apa hubungannya denganmu?

Jungkook: Tidak apa-apa, ayo kita ke kelas atau kita akan terlambat

Y/n yakin ada sesuatu yang disembunyikan Jungkook, dia ingin tahu tetapi dia tidak bisa bertanya karena dia tidak ingin mencampuri urusan orang lain.