Pernikahan kedua dan cinta

Episode 3

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Halo

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Halo

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Nama saya Kim Yeo-ju.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Saya Jeong Hoseok.

Suasana canggung menyelimuti ruangan sejenak.

ํ˜ธ์„์—„๋งˆ

Apakah kita bangun duluan?

์—ฌ์ฃผ์—„๋งˆ

Benarkah begitu?

Lalu para ibu itu pergi.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Mari kita makan.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Bicaralah secara informal saja.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Aku sangat membenci suasana seperti ini.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Berapa usiamu?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Seumur hidupmu, 29 tahun

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Ya, mari kita bicara secara informal.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Ibuku memang pernah bilang aku tampan.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Dia sangat tampan.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Apakah kamu melihat wajah orang itu?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Hah

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

.....

Hoseok adalah pemeran utama wanita yang mengungkapkan pendapatnya tanpa ragu-ragu.

Aku tidak menyukainya

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Mari kita makan saja.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Oke

Begitu saja, keduanya tanpa mengucapkan sepatah kata pun

Sambil makan

Hoseok tiba-tiba berdiri.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Di mana letak tokonya?

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

kamar kecil

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Pergilah dan kembalilah

Hoseok pergi ke kamar mandi

Saat pemeran utama wanita makan sendirian

Ponsel Hoseok berdering.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Siapakah dia?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Apakah itu anak berusia 9 tahun yang disebutkan Ibu?

Tokoh utama wanita itu penasaran.

Saya menjawab telepon atas namanya.

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Ayah

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Oh, kurasa memang benar itu anak itu.

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Ayah meninggal? Kenapa kamu tidak mengatakan apa-apa?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

๐Ÿ“ฑ-Ayahmu baru saja pergi ke kamar mandi.

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Bu, Anda siapa?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

๐Ÿ“ฑ- Memanggilku ajumma!!

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Apa yang sedang kamu lakukan

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Apa yang sedang kamu lakukan?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Anakku memanggilku ajumma, jadi

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Saya marah

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Mengapa menelepon nomor orang lain?

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Terserah Anda mau menafsirkannya seperti apa.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Yaitu...

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Harap bersikap sopan.

Hoseok mengatakan itu.

Saya meninggalkan restoran.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

TIDAK

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Saya hanya bertanya karena penasaran...

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Bukankah kamu bereaksi berlebihan?

Setelah keluar dari restoran

Saat mengemudi pulang

Hoseok sedang berbicara di telepon dengan putranya.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

๐Ÿ“ฑ-Hojun, kenapa kamu menelepon Ayah?

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Tidak, aku baru pulang dari les privat.

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Karena Ayah tidak ada di sini

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

๐Ÿ“ฑ-Semuanya baik-baik saja, kan?

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Ya

์ •ํ˜ธ์ค€

๐Ÿ“ฑ-Ngomong-ngomong, siapa orang yang menjawab telepon tadi?

Terima kasih banyak telah membaca tulisan sederhana saya ini.

Cerita populer di kalangan penggemar J-Hope