Kekasih gelap
Episode 22



Jungkook
Ngomong-ngomong, apakah kamu masih gay?


Y/N
Nah, sejak aku bertemu denganmu dan Tae, aku mulai menganggap pria itu menarik.


Jungkook
Aku penasaran, bagaimana mungkin seseorang bisa mencintai sesama jenis? Itu cukup canggung dan aneh.


Y/N
Entahlah, dulu aku tertarik pada perempuan, tapi sekarang kurasa aku mulai menjadi heteroseksual.


Jungkook
Lagipula, kau bertemu denganku, itulah sebabnya.


Y/N
Duh! Semua pujian pantas untuk Taehyung, karena dialah aku jadi heteroseksual, bukan kamu.

Dia memutar matanya karena marah dan iri.


Mr.Kim
Erm Aneyong!!!


Y/N
AHH APPAAA!!!


Mr.Kim
PUTRIKU!!!!!

Dia memelukku


Y/N
Apa kabar?


Mr.Kim
Aku bugar dan tampan 😂


Y/N
Ya, itu benar.


Mr.Kim
Hei, anak muda, apa kabar?


Jungkook
Aku baik-baik saja, senang bertemu denganmu.


Mr.Kim
Senang juga bertemu denganmu, kamu sudah banyak berubah.


Jungkook
*tersenyum*


Y/N
Bagaimana perjalananmu?


Mr.Kim
Itu cukup membosankan.


Y/N
Kenapa? Apakah kamu lupa membawa ponselmu?


Mr.Kim
Tidak, bukan seperti itu, aku merindukan seseorang sejak beberapa hari lalu.


Y/N
Dan itu siapa? Bukankah itu aku??

Dia tertawa kecil.


Mr.Kim
Sebenarnya itu ibumu


Y/N
Oh, begitu... aku juga


Mr.Kim
Jangan mulai menangis ya, sayangku yang cengeng 🍼


Y/N
*tertawa*...tidak mungkin! Kenapa aku harus begitu? Aku berani sekarang.


Mr.Kim
Itulah gadisku

Dia mencium keningku


Jungkook
Ah, kurasa kita harus pergi sekarang, Nona Kim sedang menunggu kita.


Y/N
Ya, ayo pergi


Mr.Kim
Tunggu...Siapa Nona Kim??


Y/N
Sebenarnya dia adalah ibu Jungkook.


Mr.Kim
Namun orang tuanya meninggal dunia.


Y/N
Ya ya aku tahu, nanti aku ceritakan semuanya.

Kami sampai di rumah dengan selamat.


Jungkook
*mengetuk pintu*

Nona Kim membuka pintu


Miss kim
Oh, jadi akhirnya kalian...

Dia langsung berhenti


Y/N
Apa yang terjadi, Nona Kim?

Aku menatap ayahku yang berdiri di sana dengan wajah terkejut.


Y/N
Apa-apaan, Ayah? Kenapa Ayah tidak mengatakan apa-apa?? AYAH!!!


Jungkook
Ibu!! Katakan sesuatu dong!!!

Mereka berdua saling memandang.