Bintang Jatuh
Tolong tambahkan lagi.


Matamu melirik ke wajahnya, membaca ekspresi puasnya.

Napasmu belum melambat.

Dia belum selesai denganmu.

Jimin mendekat, menciummu berulang kali, tangannya bergerak di sekujur tubuhmu.


You
*Menikmati setiap detiknya*


Jimin
*Hidup dalam suasana yang penuh gejolak*

Perasaan bersalah yang pernah Anda rasakan sirna begitu dia mulai menyelipkan jarinya ke rambut Anda.

Dia meletakkan tangannya di bawah paha Anda, mendudukkan Anda, mendekatkan paha Anda ke arahnya, menggeser berat badan Anda, bibir Anda masih berciuman.

Kamu belum pernah mabuk perasaan separah ini sebelumnya.

Jari-jarinya menggelitikmu di mana-mana.

Yang bisa kamu lakukan hanyalah merasakannya.

Yang bisa dia lakukan hanyalah merasakanmu.

Anda berdua sibuk bermesraan dengannya, tanpa terganggu oleh suara pintu yang terbuka di belakang Anda.

Ya, mungkin dia sedikit mabuk...