Saudari... tolong peluk aku sekali saja...

Hai?

์ž‘๊ฐ€ image

์ž‘๊ฐ€

Mohon maaf atas perkembangan yang tiba-tiba ini.

Ketuk ketuk (suara ketukan)

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Datang

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ image

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ

Bu, pergilah ke tempat penitipan anak.

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Tidak, apa yang begitu mendesak?

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ image

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ

Tidak, jika kita ingin menikmati hari yang ramai seperti rumah-rumah lain, kita harus bergerak cepat.

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Baiklah, jika itu yang dikatakan putri kita, mari kita bersiap dan pergi dengan cepat.

Di dalam mobil

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Nyonya, berapa banyak adik yang ingin Anda miliki?

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ image

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ

Saya punya sekitar 7 orang

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Oke?

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ image

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ

Dan aku berharap aku memiliki penampilan yang tampan, imut, dan sempurna secara keseluruhan.

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Ngomong-ngomong, menurutmu apakah putri kita begitu peduli dengan penampilannya?

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ image

๋ฐ•์—ฌ์ฃผ

Mengapa demikian? Karena saya mirip ibu saya. Ibu saya punya banyak uang, tetapi saya menikahi ayah saya karena ketampanannya.

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ image

์—ฌ์ฃผ ์—„๋งˆ

Ayahmu memang tampan.

์ž‘๊ฐ€ image

์ž‘๊ฐ€

Aku tidak bisa menulis banyak hari ini. Maaf! Aku pasti akan mengunggah nanti kalau ada waktu! Oh! Dan kalau boleh aku bocorkan episode selanjutnya, Tan oppa yang tampan akan muncul! Baiklah, sampai jumpa! Dan jangan lupa tinggalkan komentar ya ๐Ÿ’œ