Soulmate au

MARIA TELAH MENEMUKAN BELAHAN JIWA-NYA!!??💞

"Apa?" tanyamu. Maria menunjuk ke panggung.

Kamu melihat apa yang ditunjuk Maria dan kamu melihat....

Changbin yang sudah menatapmu selama... entah berapa lama.

Kau tak tahu harus menanggapi apa, rasanya canggung. Kau memaksakan senyum dan menundukkan kepala.

Dia membalas dengan tindakan yang sama dan kamu memalingkan muka. Meskipun dia tidak lagi menatapmu, kamu bisa merasakan tatapannya dari dalam.

Dari waktu ke waktu.

Akhirnya tiba saatnya untuk berinteraksi dengan mereka dan mendapatkan tanda tangan di album Anda.

Sebelum tiba giliranmu, kamu menyuruh Maria untuk memberi tahu Chan apa yang terjadi dan menunjukkan kepadanya inisial di pergelangan tangannya.

Maria pergi lebih dulu darimu dan Chan adalah anggota pertama yang akan dia temui.

Sudut pandang Maria

Aku memutuskan untuk mendengarkan y/n dan memberi tahu Chan bahwa ada kemungkinan mereka adalah belahan jiwa.

Setelah beberapa menit, 8 Stay pertama dipanggil dan diberikan kepada masing-masing Anggota.

Aku harus menemui Chan dan aku sangat gugup. "Tidak apa-apa Maria, kamu bisa melakukannya!" kataku pada diri sendiri dan pergi menemuinya.

Aku berjalan menghampirinya dan dia tersenyum padaku lalu menanyakan namaku.

"Namaku Maria," jawabku, dan sebelum dia bisa bertanya lebih banyak, aku berkata, "Chan, kita tidak punya banyak waktu, jadi aku akan memberitahumu sesuatu."

Kurasa kita adalah belahan jiwa. Ya, mungkin kamu mengira aku bercanda, tapi tidak. Yah, mungkin aku salah, tapi aku yakin aku melihat belahan jiwaku sedang bekerja di laptop.

Tadi malam. Dan seperti yang kau katakan tadi, gadis yang kau lihat berbaring di ranjang di sebelahku adalah temanku, y/n. Dan aku juga memiliki inisialmu di bajuku.

"Pergelangan tanganku," katanya sambil menunjukkan pergelangan tangannya dan melanjutkan, "Yah, aku mungkin salah, tapi-"

"Tutup matamu, Maria," kata Chan. Aku menutup mataku. Setelah beberapa detik, aku bisa melihat diriku sendiri dengan mata tertutup. Aku tersentak. "Apa yang..."

"Kau lihat?" tanyanya. "Aku sendiri," jawabku sambil membuka mata. "Benarkah?!" katanya dengan suara gembira.

"Tunggu, biar aku coba juga," katanya sambil menutup mata dan tersenyum. "Apa yang kau lihat?" tanyaku gugup. "Aku bisa melihat diriku sendiri!" jawabnya.

Ia menjawab agak terlalu keras, yang menarik perhatian Changbin.

"Kau bisa melihat siapa, hyung?" tanya Changbin sedikit bingung.

"Changbin, kurasa itu dia. Aku memejamkan mata dan dia menatapku, dan aku bisa melihat diriku sendiri! Aku yakin itu dia."

"Oh benarkah? Aku tidak percaya." Changbin berkata dengan nada menggoda meskipun dia tahu Chan tidak berbohong. "Hyung, pejamkan matamu sekali lagi."

Chan melakukan apa yang dikatakan Changbin. "Dan kau harus memberitahuku apa yang kau lihat, oke?" katanya. Aku menatap Changbin. "Apa yang kau lihat, hyung?" tanyanya.

"Aku melihatmu, Changbin," lalu aku menatap Seungmin. "Bagaimana sekarang?"

"Aku melihat Seungmin," lalu akhirnya aku menatap Y/N. "Dan sekarang?" "Entahlah? Seorang Stay? Tapi dia tampak familiar..." katanya. Tiba-tiba manajernya datang.

Dan dia memberitahuku bahwa waktuku sudah habis dan aku harus pergi ke anggota berikutnya. Aku pergi ke Changbin dan y/n datang ke Chan.

Sudut pandang Y/n.

Aku pergi menemui Chan dan hal pertama yang dia katakan adalah, "Entah kenapa, tapi kalian berdua terlihat mirip, kau tahu?"

Maria mungkin mendengarnya dan dia menjawab, "Dia yang berbaring di sebelahku kemarin." "Ohh, jadi itu kamu?" "Jadi kamu sudah tahu?" tanyaku.

"Ya, baru tahu," katanya. "Kalau begitu, bisakah kamu menunjukkan inisialmu?"

"Tentu," katanya sambil menghapus alas bedak dan menunjukkan inisialnya padaku. Tertulis MK.

"MK, Maria Kim.... Wow, aku tidak percaya belahan jiwa sahabatku adalah seorang idola. Apalagi idola favoritnya! Selamat untuk kalian berdua!"

Keduanya tersenyum dan bergumam terima kasih.

"Belahan jiwamu mungkin juga seorang idola," Changbin ikut bergabung dalam percakapan. "Ya, tentu saja~" jawabku dengan sarkasme.

Giliran saya bersama Chan sudah berakhir dan Chan meminta kami berdua untuk bertemu mereka setelah acara fansign.

"Tentu~" jawabku lalu menghampiri Changbin.

"Kamu juga datang ke konser, kan?" tanya Changbin. "Ya," jawabku.

"Bagaimana kamu ingat?" tanyaku. "Kamu menangis hahaha😂" dia tertawa padaku. Aku menatapnya dengan ramah. "Siapa namamu?" tanyanya.

"Y/n". "Wow. Nama yang indah, persis sepertimu," katanya sambil tersenyum. Wow, pria ini benar-benar tahu cara merayu. Tiba-tiba aku merasakan sesuatu.

Dengan penuh percaya diri saya bertanya kepadanya, "Apakah kamu menggoda semua orang seperti ini?". Dan jawabannya membuat mata saya terbelalak........