Guru, izinkan saya pergi.
003. Guru, tolong izinkan saya pergi.



๊นํํ
Sayang, kalau kamu mendengarkan dengan baik, aku akan membiarkanmu melakukan apa pun yang kamu mau (tersenyum)

์ค์ฌ์ฃผ
..Sungguh?


๊นํํ
(Mengangguk) Tentu saja, aku sayang bayiku.

์ค์ฌ์ฃผ
Tapi itu bukan bayinya...


๊นํํ
Dia masih seperti bayi bagiku. Dia masih duduk di bangku SMA. Apa yang bisa kulakukan?

์ค์ฌ์ฃผ
Jadi, jika saya mendengarkan dengan baik, bolehkah saya keluar?


๊นํํ
Aku akan memikirkannya

์ค์ฌ์ฃผ
....(puisi)


๊นํํ
Apakah kamu tidak lapar? Apakah kamu ingin makan?

์ค์ฌ์ฃผ
(Dori Dori) Aku tidak lapar..


๊นํํ
Kamu sebaiknya makan sedikit saja. Bayi itu terlalu kurus.

์ค์ฌ์ฃผ
Tidak apa-apa, aku memang tidak lapar.


๊นํํ
...Sayang, kamu berjanji akan mendengarkan dengan baik. (Hidup)

์ค์ฌ์ฃผ
.....( takut

์ค์ฌ์ฃผ
..Aku akan makan..(suara menghilang)


๊นํํ
(Tersenyum) Ya, apa yang kamu suka? Bayi kita

์ค์ฌ์ฃผ
Saya makan semuanya dengan lahap...


๊นํํ
Benarkah? Itu bagus (tsdam tsdam)


๊นํํ
Sayang, makanlah banyak-banyak

์ค์ฌ์ฃผ
Ya... (Kelihatannya enak sekali)

์ค์ฌ์ฃผ
......(Bergumam)


๊นํํ
Lucu sekali ใ ใ ใ (menepuk kepalaku

์ค์ฌ์ฃผ
.......( Hwaak //


๊นํํ
....? Sayang, di mana yang sakit? Wajahmu...

์ค์ฌ์ฃผ
Oh, tidak... panas sekali... (bohong)


๊นํํ
Apakah ini benar-benar panas? Hehe, tiup saja.

์ค์ฌ์ฃผ
Ya... (masih terasa panas di wajahku)

3 komentar atau lebih untuk seri berikutnya

์๊ฐ
Hai! Apakah artikel ini menarik? Ini pertama kalinya saya menulis sesuatu seperti ini, jadi agak canggung.๐

์๊ฐ
Namun, tetaplah menikmatinya!