Katakan Kau Mencintaiku, Tuan/BL
24*


/ Gemuruh!


변 백현
“Ugh... Buka pintu mobilnya sekarang juga!...”

/ Slurp..


박 찬열
“Ah, Pak… sial… ah… ha… sial…”

‘Apa yang telah kulakukan…’

/ Gedebuk... gedebuk...

-Chanyeol, yang sedang memeluk Baekhyun, meneteskan air mata.



변 백현
“ ...”

‘…Siapakah orang ini…Siapa dia…Sedih sekali…Dan…Apakah dia hangat…’

/ Desis-

Baekhyun, yang menyeka air matanya dan keluar dari pelukan Chanyeol, menatap wajah Chanyeol.


변 백현
"...ah..."

‘ ...kenapa, bahkan aku ... orang ini ...’

/ Ssuk-..


변 백현
“Maafkan aku… maafkan aku…”

‘Apakah kamu sedang jatuh cinta?’

-Ini Baekhyun sedang menyeka air mata Chanyeol.


# Sementara itu, situasi Baek Hyun

/ Boom!!!


백 현
“Sial!!!!.. “

‘Apa yang kau rencanakan, dasar orang tua sialan...!!!’

/ Berhenti.

-Baek Hyun, yang menggigit kukunya karena cemas, sepertinya mengingat sesuatu.



백 현
“... Oh, tadi ada anak itu.”

/ Desis-

Baek Hyun meraih ponselnya dan segera menelepon seseorang.

Deg deg-...

Tur... klik-

" Halo? "


백 현
“Hei, aku butuh kamu untuk mencari seseorang… sekarang juga.”

“...kenapa lagi?”


백 현
“Sialan, lakukan saja apa yang kukatakan. Aku akan memberimu semua uang yang bisa kudapatkan.”

“...Oke, saya akan mengirimkan informasinya melalui pesan teks.”


백 현
“Eh. Saya akan menjalankannya hari ini, jadi kirimkan dengan cepat.”

/ Gedebuk-


백 현
"... Byun Baekhyun... "

‘Aku tidak tahu apa niatmu, tapi Park Chanyeol adalah milikku, selamanya.’

/ Desis-

Baek Hyun, yang sudah mengemasi pakaian luarnya, mengambil kunci mobilnya dan meninggalkan rumah.

/ Derit, klik-


/ Gedebuk, gedebuk-..



변 백현
“ ...”

‘Ini adalah rumahku..’

/ Berhenti-

-Baekhyun Byun, yang tiba di depan rumah, berhenti berjalan.


변 백현
“...Kamu boleh pergi sekarang, terima kasih sudah mengantarku ke sini.”


박 찬열
"...ah..."

‘...Apa yang harus saya lakukan...?’

-Chanyeol berdiri diam tanpa menggerakkan kakinya.


변 백현
“..Kamu tidak akan pergi?”


박 찬열
“Hah?.. Oh, aku.. Itu.. “

/ Melelahkan!

-Saat itu, sebuah pesan teks tiba di ponsel Chanyeol.

[Paman tersayang❤️] “Yeol-ah, kapan kamu pulang?”



박 찬열
“ ....”

'Sial...'

[Chanyeol] “Aku pergi dulu. Tidur dulu.”

[Paman tersayangku❤️] “Benarkah? Tapi apa yang harus aku lakukan? Aku di luar.”


박 찬열
“...apa yang kau katakan?”

Ugh...

-Saat Chanyeol hendak mematikan ponselnya,


[Pamanku tersayang❤️] “Hei, bolehkah aku membunuhnya?”

/ Berhenti-


박 찬열
“...!!!”

‘Th, Sehun..?!’

/ Melelahkan!

[Paman tersayangku❤️] “Paman ini punya nomor Oh Sehun di ponselnya.. Hah? Apa yang harus kulakukan dengannya? Buka saja~”


박 찬열
“...Bajingan gila ini..!!”

‘Taman itu..!! Itu taman dekat rumah Sehun.. Kalau aku lari ke sana sekarang.. tidak jauh.’

/ Gedebuk! Gedebuk!

-Chanyeol, yang menjatuhkan ponselnya karena terburu-buru, dengan cepat berlari ke taman dalam foto tersebut.


변 백현
“Hah, hah?.. “

‘Kamu menjatuhkan ponselmu...’

/ Desis-



변 백현
“...Aku harus membawanya kepadamu,”

/ Gedebuk, gedebuk-..

-Baekhyun berjalan ke arah yang dilewati Chanyeol saat berlari.