Katakan Kau Mencintaiku, Tuan/BL
26*


/ Retakan!!

/ Gedebuk... gedebuk...


오세훈
“... Ha.. haa.. huh.. “

Menggigil...

-Sehun duduk di lantai dan menutupi pipi kanannya dengan tangan yang gemetar.

Desis-..


백 현
“Kenapa, apakah ini sakit?”



오세훈
“ ...”

‘…Paman Baekhyun… tidak…’

/ Cih!!!


오세훈
"Batuk!!!.. "

-Baekhyun menendang perut Sehun.


백 현
“Kau… apa kau tidak tahu kenapa kau dipukul sekarang?”


오세훈
“... Gulp!!.. Haa.. “

Desis-..

-Baekhyun mendekati Sehun, membungkuk hingga sejajar dengan matanya, lalu berbicara.


백 현
“Karena aku menyayangimu. Park Chanyeol dan pria yang mirip denganku.”


오세훈
“ ...”


백 현
“Benar sekali, sialan. Karena kedua jalang itu… membuatku merasa sangat buruk.”


오세훈
“... Ha.. Puha!.. “

/ Berhenti-



백 현
“...Apakah kamu tertawa barusan?”

-Suasana langsung menjadi tegang.

Fiuh!


오세훈
“Ya… sial. Aku tertawa… karena kau mengatakan itu… menurutmu aku akan menjauhkan diri dari mereka berdua?”

-Sehun meludahkan darah yang terkumpul di mulutnya dan menatap lurus ke arah Baekhyun.


백 현
“...Baiklah kalau begitu...tunggu sebentar.”

/ Retakan-!

-Baekhyun mengambil batu bata yang ada di sebelahnya dan memukulkannya ke kepala Sehun.

/ Tteolseok-..


오세훈
“...Ugh.. huh.. sial.. “

-Ada banyak darah di tangan Sehun.

pada saat itu,

/ Ketuk!! Kkaaa-!


백 현
“Ahhhh!!! Sialan ini..!!!”

-Sebuah pipa besi dingin melayang mengenai punggung tangan Baek Hyeon.

/ Lebih tenang-..

Baek Hyun, yang telah menjatuhkan batu bata itu, menatap pintu masuk gang tersebut.


백 현
“...Hah?.. Park Chanyeol?.. “

/ Kriuk...


박 찬열
“Kau… sialan… kenapa!!!... kumohon!!! hentikan sekarang juga!!!!”

/ Deg... deg...

Air mata Chanyeol, yang dipenuhi amarah, jatuh.


백 현
“... Fiuh... Chanyeol, satu-satunya cara untuk menghentikanku adalah... jika kau menikah denganku. Lepaskan segalanya.”



박 찬열
“ ...”


백 현
“Tapi… kau tidak bisa melakukannya, kan? Seberapa pun aku mengganggu orang-orang di sekitarmu… kau tetap egois.”

“Selama kamu bahagia, itu saja yang terpenting.”


박 찬열
“...Tidak. Karena kamu, aku tidak punya waktu untuk merasakan kebahagiaan biasa seperti itu.”

/ Gedebuk... gedebuk...

Desis!..

-Chanyeol mendekati Baekhyun dan mencengkeram kerah bajunya.


박 찬열
“Kau...!! Seberapa jauh kau harus menyeretku agar aku merasa nyaman?...”

/ Kwak...

-Tangan Chanyeol mengepal lebih erat.


백 현
“... Nah, nah. Aku ingin membuatmu menjadi orang yang paling... sengsara di dunia?”


박 찬열
" ... Ha ha.. "

/ Mendesah..

Chanyeol menyeka air matanya dan segera mengepalkan tinjunya.


박 찬열
“...Aku akan membunuhmu. Sebelum itu, “

/Wah!!

-Saat Chanyeol hendak mengayunkan tinjunya,

/ Kkudangtang!!

/ Berhenti-



박 찬열
“...?”

/ Ugh...


변 백현
“Aduh… Sakit… Hah?… Hah, Hah?!!”

-Baekhyun Byun, yang terjatuh saat mencoba menyelinap ke gang, tampak terkejut melihat situasi di gang tersebut.



백 현
“ ...”

‘…inilah saatnya,’

/ Ugh- Whaaaaaa!!!


박 찬열
“...?!!! Oh, tidak!!!”

Ketuk-!!

-Baekhyun memanfaatkan kelengahan Chanyeol dan mencoba melempar batu bata lagi ke arah Sehun yang pingsan.

Fiuh!!!