anak laki-laki di kursi roda S2
Bab Enam Belas - Momen Bahagia


You
Tunggu!


Renjun
Apa?

You
Kau berkata padaku bahwa kau akan membawaku ke suatu tempat


Renjun
Oh iya, ayo pergi?

You
Oke! Aku senang sekali! *Senyum*


Renjun
*Cekikikan*

Di tempat atau ruangan

You
Apa? Hanya di sini?


Renjun
Tunggu saja

You
Oke...


Renjun
Mari kita masuk ke ruangan itu.

You
Oke, ada apa dengan ruangan ini? *Pergi bersama Renjun*

You
*Anggap saja ini malam* Kenapa kita di sini?


Renjun
Tunggu sebentar...

You
Aishiii aku tak sabar! *Senang sekali*


Renjun
Oke! Sudah terpasang!

You
*Tepuk tangan* Hore! Tapi apa itu?


Renjun
Coba lihat ke langit.

You
Hah? *Lihat ke langit dan...*

You
*Ter speechless* Aku-...


Renjun
Selamat ulang tahun!

You
Tunggu, kamu ingat? Kukira kamu tidak ingat.


Renjun
Tentu saja, mengapa aku harus melupakan ulang tahun istriku tercinta?

You
Aww *Menutupi wajahnya dan menangis* K-kukira kau tidak


Renjun
Aww... *Memelukmu* Jangan menangis

You
*Hiks* *Hiks* Terima kasih sudah mengingat hari ulang tahunku


Renjun
Tidak apa-apa dan Oh! Selamat Ulang Tahun untuk siapa pun yang berulang tahun hari ini!

You
Ya, terima kasih telah membaca/menonton fanfic ini dan salam buat kamu!


Renjun
Pokoknya aku sangat mencintaimu!

You
aku pun mencintaimu


Renjun
Aku merindukan ini

You
Merindukan apa?

Renjun tiba-tiba menciummu dan kamu hanya duduk di sana dengan wajah terkejut, tetapi tidak lama kemudian kamu membalas ciumannya.

You
*Tersipu* Awww kenapa?!


Renjun
Apa? Bukankah kita sudah menikah?

You
Anda benar


Sana
Ehem yiiieee~ *Menggoda kalian berdua*

You
Aww Unnie! *Lebih merah padam lagi maksudku tidak, kamu jadi merah padam*


Nayeon
Dan oh Y/n, kami punya hadiah yang ingin meminta maaf kepada kalian berdua.

Both
*Renjun dan Y/n* Siapa?-


SungCheol
Hai! Hai semuanya! Pertama-tama, aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada adikku, dan kedua, aku sangat menyesal atas apa yang telah kulakukan dan aku ingin memberimu ini *Keluarkan


SungCheol
Bunga lilac* Katanya kalau diberikan kepada pasangan, hubungan mereka akan semakin kuat, jadi aku ingin memberikannya padamu *Berikan bunga lilac*

You
Aww... *Hampir menangis* *Mengucapkan terima kasih dalam bahasa isyarat*


SungCheol
Sama-sama seperti biasanya, Sissy. Bisakah kamu datang ke sini?

You
*Berlari ke arah Sungcheol dan memeluknya*


Kamu dan Sungcheol:

You
*Menangis di dada Sungcheol sambil memeluknya* Aku merindukanmu, O-oppa


SungCheol
*Aku juga menangis sambil memelukmu* Aku juga merindukanmu, Sissy


Renjun
Sangat...


Sana
Apa?


Renjun
Y/n sangat merindukannya


Sana
Aku tahu, kamu bisa melihat betapa kuatnya ikatan mereka.


Renjun
Aku tahu kan *Mata berkaca-kaca* Aku tidak pernah melihatnya sebahagia itu, hanya saat kita bertemu, menikah, dan bertemu lagi, saat itulah momennya


Renjun
Aku melihatnya seperti itu...


Sana
Aww, kamu menangis?


Renjun
Tidak! Hanya saja ada sesuatu yang masuk ke mata saya, itu saja.


Sana
Ah, benarkah?


Renjun
Oke, baiklah! Hanya saja aku senang saat dia senang.


Sana
Oh oke

You
Oppa *Melepas pelukan* Apakah kau akan tetap di sini?


SungCheol
Hanya jika Sana dan Renjun mengizinkan saya.

You
*Menatap Sana dan Renjun dengan tatapan memohon* Kumohon?

Both
*Sana, Renjun* *Tertawa kecil* Oke, kalian boleh tinggal *Tersenyum*

You
Hore! Kamu dengar itu?


SungCheol
Hehehe ya, aku dengar, nona muda