Anak laki-laki di kursi roda S 1

Bab 5 - Tamat?

Renjun: Tunggu Y/n, hati-hati!

Y/n: Hah?- (Berbalik, ada seorang pria memegang pistol)

???: Dasar jalang, kau tidak bisa lari dariku!

Y/n: Apa salahku padamu?! (Mendengar suara tembakan) (Menatap tepat ke jantungnya) Dasar jalang!

Renjun: Y/n-….. Y/n? Y/T!!!!!

Saat kau tertidur, kau mengucapkan kata-kata ini "Aku sudah menyerah, surga menyambutku, aku ingin pergi dan lari dari ini *aku bisa merasakannya sekarang*"

Renjun Pov

Y/n, maafkan aku karena telah berbohong.....

Kilas balik

Doc: awww Renjun-ah hi

Renjun: Hai, Dok... Dok, jadi apa itu? Apa hasilnya?

Dokter: Oke, saya punya kabar baik dan kabar buruk, mana yang Anda pilih?

Renjun: Buruk

Dokter: Oke jadi..... ada seorang pria yang ingin saya sampaikan ini padamu, katanya dia kenal. Siapa itu lagi? Oh iya, Minatozaki Y/n! Ya, ummm jadi dia bilang...

Dokter: Kurasa dia akan membunuhnya? Ya, dia bilang begitu.

Renjun: Apa?! Oke, tapi kabar baiknya adalah?

Dokter: Kabar baiknya adalah kamu sudah bisa berjalan sekarang!

Renjun: Benarkah?!

Dokter: Ya, dan sudah larut malam, sebaiknya Anda pergi sekarang.

Renjun: ok doc

akhir dari Flashback

Renjun: Maaf, aku berbohong... *telepon ibumu*

Ibu:*Tiba bersama Sana* Renjun *Berbicara bahasa Mandarin* Apa yang terjadi?!

Sana: *Sana melihat "DIA"* tunggu, dasar jalang menembak adikku, sialan kau! *Bertarung dengan "Dia"*

Sana terus berusaha dan berusaha melawan "DIA" dan dia akhirnya mendapatkan hasil yang sama seperti kamu di hati.

Ibu: Sana!!!!!!! Tangkap dia!!!!!

Polisi: Pak, kami akan memanggil Anda ke kantor polisi.

???: Oke, baiklah, aku pergi dulu, selamat tinggal, dasar jalang!

Ambulans: *Mengangkut Sana dan jenazahmu*

Ibu: Pak, tolong hati-hati ya.

30 menit kemudian

Dokter: Astaga, mereka sudah kehilangan akal sehat!

Dokter: Saya butuh benda ini.... tolong berikan kepada saya.

Dokter: tidak tidak tidak tidak, tolong! Tidak ada pasien

Doc2: Ya, tidak. Sekarang. Jangan sekarang, lakukan nanti saja.

Dok: Keluarga Minatozaki?

Ibu: Sini, dokter!

Renjun: Dok, apa yang terjadi pada mereka?

Dokter: Maaf, tapi tak satu pun dari mereka yang selamat.

Renjun: No... no... Y/NNNNNN!!!!!! *Cry*

Mom: Renjun...... *Cry*

Dokter: Anda bisa melihatnya sekarang.

1 tahun kemudian

Renjun: Y/n, kau tahu aku merindukanmu... aku sangat merindukanmu. Kau tahu, saat dokter bilang kau dan Sana sudah meninggal, dunia dan waktu seakan berhenti.

Renjun: Jadi sayang, di mana pun kau berada, ingatlah aku mencintaimu, oke? Aku mencintaimu lebih dari siapa pun dan apa pun di dunia ini, aku berjanji sampai mati.

Ibu: Renjun-ah, ayo kita makan.

Renjun: Aku datang, Bibi!

Renjun: Oh sayang, aku harus pergi sekarang. Aku janji akan mengunjungi kamu dan Sana lain kali, tapi untuk sekarang aku pergi dulu, oke? Sampai jumpa Y/n, sampai jumpa Sana

Apakah ini akhirnya?

Oke, jadi kuharap kalian menikmatinya. Sampai jumpa! Komentari apa pun yang kalian mau. Sampai jumpa, annyeong!