Kisah cinta rahasia yang manis dan mendebarkan antara seorang malaikat dan seorang iblis.

Episode 14. Apakah kamu mau pergi ke kamarku?

n menit kemudian _

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Saudara laki-laki, _"

๋ฐ•์ง€๋ฏผ image

๋ฐ•์ง€๋ฏผ

"Hah?"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

" SAYA , _ "

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Oh... cepat..."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Maaf, aku tidak bisa mempercayaimu..."

๋ฐ•์ง€๋ฏผ image

๋ฐ•์ง€๋ฏผ

"Aku juga minta maaf..."

๋ฐ•์ง€๋ฏผ image

๋ฐ•์ง€๋ฏผ

"Karena tokoh utamanya tidak mempercayai saya..."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Ugh..., ugh..., "

Saat mendengar aku menangis, kakakku memelukku erat-erat.

Dan setelah mencium bibirku, dia memelukku dan membawaku ke sebuah ruangan.

๋ฐ•์ง€๋ฏผ image

๋ฐ•์ง€๋ฏผ

" Sayang , "

๋ฐ•์ง€๋ฏผ image

๋ฐ•์ง€๋ฏผ

"Apakah kamu mau pergi ke kamarku?"

Ceritanya agak pendek hari ini ใ…œใ…œ Lain kali aku akan menulis lebih panjang!

Terima kasih selalu ๐Ÿ˜Š semuanya ๐Ÿ’˜