SUARA YANG MEMBUATKU MERASA MERASA BERDEBAR-DEBAR

Episode 5

Felix: Oh, oke.

Kamu mencoba mencari taksi tetapi tidak menemukan satu pun, dan karena kamu tidak punya pulsa, kamu kembali ke Felix.

Felix: Apakah kamu naik taksi?

y/n: tidak, dan aku bahkan tidak punya cukup pulsa untuk menelepon siapa pun.

Felix: Aku berharap bisa membantumu, tapi sayangnya aku tidak bisa. Aku sangat menyesal.

y/n:Tidak apa-apa, ini juga bukan salahmu.

Felix: Kenapa kau tidak tinggal di sini hari ini dan mencari cara agar besok kau bisa tidur denganku?

y/n:um... denganmu?

Felix: Ya, tapi karena tidak ada tempat, kita harus tidur bersama, kalau kamu tidak keberatan.

Y/n: um...oke!

*Kalian berdua tidur bersama agak berjauhan*

*Felix sudah tertidur*

(Kamu tidak bisa tidur karena ini pertama kalinya kamu tidur di sana)

(kamu terus memikirkan berbagai hal)

*Tiba-tiba Felix menoleh ke sisimu dan memelukmu dalam tidurnya*

Sekarang kalian berdua saling berhadapan.

Matanya terpejam.

Bintik-bintik indah di wajahnya.

Segala hal tentang dia sungguh tidak nyata, dia terlihat seperti malaikat.

Anda tiba-tiba merasa ingin menciumnya.

kamu semakin dekat dengannya

lebih dekat

Sekarang bibirmu hampir menyentuh bibirnya.

Tiba-tiba dia membuka matanya dan kamu merasa takut dan malu sehingga kamu kembali.

Tapi Felix menarikmu lebih dekat. Tangannya berada di pinggangmu.

Dia menarikmu lebih dekat kepadanya dan menempelkan bibirnya ke bibirmu.

Dan sekarang Anda bisa merasakan lidahnya.

*Anda mendengar suara, mungkin suara binatang yang berisik*

*Kamu merasa takut dan malu sehingga tiba-tiba kamu duduk.*

*Felix juga duduk dan tersenyum, dia juga merasa malu*

*Dia mendekatimu*

Y/n: um...maaf, aku hanya...

*Dia menarikmu lebih dekat dan mulai menciummu dengan penuh gairah*

*Kamu pun tak akan ragu dan akan melanjutkannya*

*Tangannya di wajahmu dan bibirnya di bibirmu*

*Kamu kembali*

Felix: (tersenyum) Kamu benar-benar sangat cantik.

y/n: um.. (kamu sangat malu tapi kamu menikmatinya)

*Saat kamu tidur, kamu berbalik ke sisi yang berlawanan*

*Felix juga tidur*

*Dia memelukmu dari belakang*

*Kamu jadi sangat gugup*

*Ini pagi hari* (Anda bisa mendengar kicauan burung)

*Kamu melihat bahwa kamu menghadap Felix dan dia memelukmu*

*Dia masih tidur. Tatap dia sebentar.*

*Kamu bangun dan keluar*

Y/n: Rasanya tidak nyata, ughh!!! Apakah itu mimpi!!!?

*Felix memelukmu dari belakang*

Felix: Mungkin tidak, ini kenyataannya.

*Kamu mulai tersipu*

Felix: Saat pertama kali melihatmu, aku terpesona oleh kecantikanmu. Lihat betapa cantiknya dirimu!

Y/n: um..hehe (kamu gugup dan tidak bisa memikirkan apa pun sekarang)

Felix: Ayo kita pergi sekarang

Y/n: Di mana!???

Felix: (Tersenyum)

Felix: Tentu saja untuk mengantarmu pulang. Umm, kurasa kau ingin tinggal bersamaku.

Y/n: Bukan seperti itu sama sekali (ters blushing)

*Kalian berdua bersiap-siap dan berjalan ke jalan utama*

*Anda naik taksi dan pulang*

Felix: Hei, tunggu aku!!!

Y/n: Kenapa? Apa kau akan datang ke rumahku????

Felix: Aku harus pergi ke gedung itu.

Y/n: Oh oke, aku mengerti.

*Kalian berdua duduk di dalam taksi dan kalian berdua mengenakan masker.*

Sopir taksi: Kalian berdua terlihat serasi.

y/n: Kami bukan pasangan!!!

(Kamu menyadari betapa malunya kamu)

Felix: (tersenyum)