hari W

Fasad

Jin image

Jin

- Kamu terlihat menakjubkan, Seoah

Seoah image

Seoah

-Kamu mau jalan seperti itu?

Jin image

Jin

- Ya, ibuku memintaku mengenakan ini hari ini, dia ingin melihatku mengenakan hadiah-hadiahnya.

Seoah image

Seoah

-Oh! Yah... mau bagaimana lagi.

Jin image

Jin

*Maafkan aku, Ibu, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa ini adalah hadiah terakhir yang Ibu kirimkan untukku. Aku... tahu ini tidak cocok untukku.*

Seoah image

Seoah

- Seorang warga negara yang menyajikan makanan Jepang... apa yang dipikirkan saudaramu? - kataku pelan kepada Jin saat kami berdua saja.

Jin image

Jin

- Ini proyeknya, dan makanannya enak sekali... bagi sebuah restoran, itu yang terpenting.

Seoah image

Seoah

- mmm... semoga dia sukses karena dia berinvestasi besar-besaran... semua ini murah.

Jin image

Jin

- Dia mendapat dukungan keluarga, dan saya tahu dia akan mengatasinya dengan baik... apakah kamu sudah berbicara dengan pacarnya?

Seoah image

Seoah

- ne~ dia imut

Jin image

Jin

*Tidak ada seorang pun yang mengucapkan kata-kata selain pujian untuk saudara laki-laki saya dan saya bangga dia telah menyampaikan beberapa patah kata untuk saya...

Jin image

Jin

Aku membantunya membangun ini, masa depannya... malam ini sempurna.

Seoah image

Seoah

- Jin! Apa kau mendengarku?

Seoah image

Seoah

- Ini bukan jalan menuju apartemen saya

Jin image

Jin

- Aku tahu cinta...

Seoah image

Seoah

- Aku ingin pulang sekarang juga

Jin image

Jin

- hanya beberapa menit... kita belum berduaan tadi malam... - Aku tidak tahu bagaimana memulai percakapan ini. Aku ingin tahu perasaannya.

Jin image

Jin

- lihat Seoah... seekor kucing

Seoah image

Seoah

- Jin... apa yang kau inginkan?

Jin image

Jin

- Aku mencintaimu, Seoah... tadi malam...

Seoah image

Seoah

- Kamu jadi aneh karena kita berhubungan seks semalam?

Jin image

Jin

- Kita belum pernah membicarakannya sebelumnya... Aku ingin tahu bagaimana perasaanmu... apakah kamu bahagia? - Aku menatapnya dan aku tidak bisa menebak pikirannya.

Jin image

Jin

- Seoah...

Seoah image

Seoah

- Aku... ya, akhirnya terjadi juga... Aku tidak mau membicarakannya.

Jin image

Jin

- Oke... tapi aku senang kau mau mengambil langkah itu bersamaku... Aku tidak akan mengecewakanmu. Aku janji...

Seoah image

Seoah

- Jin... ini bukan pertama kalinya bagiku, kau tak perlu terlalu sentimental. Apakah aku yang pertama bagimu?

Jin image

Jin

- Ini pertama kalinya kita bersama, sayang. Aku selalu berpikir kamu belum siap dan aku tidak ingin memaksamu...

Jin image

Jin

- Aku bukan tipe pria yang hanya mengejar kesenangan sesaat, aku serius dengan hubungan kita, Seoah, meskipun aku tidak bisa mengumumkannya kepada dunia.

Seoah image

Seoah

- Aku tak bisa menahan diri tadi malam, tapi... jangan anggap remeh. Itu memang terjadi, tapi bukan berarti semua kencan kita akan berakhir dengan cara yang sama.

Jin image

Jin

- Jangan khawatir soal itu, sayang. Aku hanya ingin tahu kamu baik-baik saja dan tidak menyesalinya.

Seoah image

Seoah

- Dingin sekali, antar aku pulang, Jin - dia memakaikan blazernya ke bahuku dan mencoba menciumku, tapi aku menghentikannya.

Jin image

Jin

- Aku hanya ingin ciuman, Seoah... Aku tidak tahu kapan kencan kita selanjutnya.

Seoah image

Seoah

- Kita terlalu terbuka di sini... ayo kita pergi - Aku butuh alasan lain untuk tidak mengundangnya ke apartemenku atau untuk lebih dekat dengannya.

Jin image

Jin

* *menghela napas*... Aku mengantarnya ke apartemennya dan menyadari tidak ada yang berubah. Aku masih tidak mampu membantunya masuk ke dalam.

RM image

RM

📱- Jin Hyung, bisakah kau mengantarku pulang ke asrama besok? Akhirnya, orang tuaku tidak bisa mengantarku dan sudah terlambat untuk meminta bantuan manajer kami.

Jin image

Jin

📱- Tentu, bersiaplah tepat waktu... Aku akan mengirimimu pesan singkat besok pagi tentang waktu tepatnya, tapi mungkin aku akan sampai di sana sekitar jam 10 pagi.

RM image

RM

📱- terima kasih bro