Kami adalah orang tua

๐Ÿฟ-Siaran Langsung Ayah

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Aku baru saja menyalakannya dan ada banyak orang yang mendengarkan..."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Aku tahu"

Larut malam, saat Lina sedang tidur, ayah dan ibunya memulai siaran langsung dari studio ayahnya di rumah untuk berkomunikasi dengan para penggemar.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Aku akan menunggu sedikit lebih lama lalu mulai."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Apakah saya perlu membawa sesuatu?"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Baiklah, aku yang akan melakukannya. Silakan duduk."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Ya, terima kasih. Bisakah kamu mengambilkan bir dan camilan dari kulkas untukku?"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Teman-teman, berikut beberapa tips untuk kehidupan pernikahan."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Apakah saya perlu membawa sesuatu? Ini yang disuruh saya bawa."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹ใ…‹Apa yang kamu bicarakanใ…‹ใ…‹ใ…‹ Kamu mengatakan sesuatu yang sangat bagus"

Saat Ayah berada di ruang tamu, Ibu mulai berinteraksi dengan para penggemar yang meninggalkan komentar.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Sudah ada satu juta orang..."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Komentar-komentarnya masuk terlalu banyak, aku tidak bisa membacanya... Hoseok pergi ke mana?"

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Suami saya baru saja keluar untuk membeli makanan."

Saat ibuku sedang berbicara dengan para penggemarnya

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Aku kembali~"

Ayah kembali ke studio dengan membawa nampan berisi minuman dan makanan ringan.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Hah? Ada jeruk juga?"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Aku punya beberapa. Aku tadinya mau memakannya dengan Lina besok karena ada dua, tapi aku baru saja membawanya."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Oh~ bagus, bagus"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Selamat menikmati hidangan Anda~"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Apakah kalian berdua libur kerja hari ini? Ya! Aku libur kerja hari ini."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Putri kami sedang tidur sekarang... Dia sangat cantik.."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Sepertinya aku agak lelah hari ini karena aku naik papan seluncur di taman dekat rumahku dan bermain gelembung sabun dengan istriku. Aku langsung tertidur."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Tolong adakan pertunjukan langsung bersama Lina!"

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Suatu hari nanti... aku akan... suatu hari nanti"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Bisakah aku melakukannya? Aku belum pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Mungkin agak berisik?"

-Lina bisa melakukannya!!

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Hahaha, kalau begitu aku akan datang lain waktu."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Oh~ Aku sering ditanya pertanyaan ini. Orang-orang bertanya apakah aku ikut berpartisipasi dalam koreografi Jimin kali ini, dan ya, aku ikut."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Saya ikut berpartisipasi dalam setiap lagu yang ada tariannya."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Jadi saya agak sibuk sampai perilisan itu."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹Kali ini, Lina merekam video ibunya, Jimin, menari mengikuti lagu pamannya, tapi kenapa dia tidak menunjukkannya?ใ…‹ใ…‹ใ…‹"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹Oh, benar juga"

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Kurasa Jimin kesal karena dia hanya mengenakan jaket dan bayinya tidak bisa melihatnya."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Jadi ketika saya memperlihatkan video koreografi 'Set Me Free' kepadanya, dia tidak menonton tariannya dan hanya menatap ibunya."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Kurasa itu aneh karena sudah cukup lama."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Sudah lama sekali."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Jimin bilang dia juga tidak bisa menunjukkan Seungwooใ…‹ใ…‹ใ…‹ใ…‹"

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Hah? Hahaha, benarkah?"

Ayah menggunakan komputer sebentar lalu memutar video musik "Like Crazy" milik ayah Jimin.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Wow... Aku sangat menyukai episode pertama."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Jimin juga cocok untuk genre ini.."

Kemudian, muncul adegan di mana Ibu bersandar pada Ayah Jimin dan menari.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"..."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹ekspresi sayangใ…‹ใ…‹ใ…‹"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"...Eh...Eh...?"

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Kenapa kamu seperti itu? LOL"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Meskipun ini koreografi, rasanya agak canggung..."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Ah hahaha aku juga tidak tahu aku bisa melakukan bagian ini haha"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Bagus...bagus sekali..."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Ahhh sayang, jangan lakukan itu hahaha"

Saat ibu dan ayah sedang berkomunikasi dengan para penggemar!

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Umm, Appa...di sini..?"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Hah? Lina sudah bangun?"

Lina terbangun dan pergi ke bengkel tempat ibu dan ayahnya berada.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Hei, apa kamu tidak kaget kalau Ibu dan Ayah tidak ada di sini?"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Aku agak terkejut, tapi aku mendengar suara datang dari ruangan tempat ayahku bekerja..."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Haruskah saya memberi bayi itu air?"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ya..."

-Lina!! Halo~

-Lina sangat imut, aku sampai gila...

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹Lina, lihat layar ini dan ucapkan salam"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Hah? Hanya kita yang ada di sini?"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Bukankah tulisannya sedang diputar di sini? Kakak-kakak laki-laki dan perempuan yang seperti Lina sedang menonton ini sekarang."

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ah~ saya mengerti... Saya tidak tahu."

Dengan kemunculan Lina, percakapan secara alami beralih ke pertanyaan-pertanyaan tentang Lina.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Lina belum bisa membaca, jadi Ibu akan mengajarimu."

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ya, aratte" (jeruk enak)

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Aku penasaran apa kabar Lina akhir-akhir ini."

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ayo... kita berdansa"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Oh, benar. Lina bilang dia ingin belajar menari, jadi dia akan pergi ke akademi tari."

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Aku tidak bisa melakukannya seperti Ibu dan Ayah. Aku harus melakukannya seperti Yuldong."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Tidak~ Seberapa hebat Lina kita? Guru mengatakan bahwa jika Lina belajar sedikit lebih banyak, dia akan mampu melakukannya."

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Apa?!"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹Apakah tariannya menyenangkan?"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ya! Aku akan menjadi penari yang hebat seperti ibu dan ayahku."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹Baiklah, Nak, Ibu akan mendukungmu."

Seiring waktu berlalu, Lina pun mulai mengedipkan matanya, merasa mengantuk.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Haruskah kita mengakhiri siaran langsung hari ini di sini? Lina perlu tidur sekarang."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Aku juga mengantuk sekarang"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Baiklah, saya akan mengakhiri untuk hari ini."

-Siaran langsung pertama Lina sukses.

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Ya, kamu bagus."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Lana, haruskah kita mengulanginya lagi lain kali?"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ya! Ayo kita lakukan lagi."

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Kalau begitu, bagaimana kalau kita melakukannya saat matahari bersinar?"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ugh... Aku mengantuk saat bulan terbit..."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Haha oke kalau begitu lain kali kita lakukan saat matahari bersinar"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Baiklah, kita akhiri sampai di sini untuk hari ini! Sampai jumpa~"

๋ฐ•์ง€์—ฐ image

๋ฐ•์ง€์—ฐ

"Selamat malam~"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Selamat tinggal!"

Setelah siaran langsung berakhir, Lina tertidur bersama ayahnya.

Siaran langsung pertama Lina sukses besar.

Lama tidak berjumpa, semuanya!

Saya rasa mulai sekarang saya akan sesekali datang ke sini pada akhir pekan.

Terima kasih karena selalu menungguโค๏ธ

๐ŸชKue Kering๐Ÿช

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Ayah"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Hah?"

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Apakah aku benar-benar pandai menari?"

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Nah, siapakah putri kita? Tentu saja dia berprestasi."

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ image

์ •๋ฆฌ๋‚˜๐Ÿฟ

"Hehehe, cepat datang besok agar aku bisa pergi ke akademi tari."

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

"Baiklah, kalau begitu ayo kita cepat tidur."

Lina tertidur, memeluk mimpi indah.