Tuan Serigala, bukan hari ini
62 Kurma Asam Manis°(3)



박지민
A...apa...?


김여주
(Ugh... Apa aku sudah mati sekarang...?)

Tokoh protagonis wanita itu sangat terkejut sehingga,


김여주
Cegukan!!))

Saya cegukan.

.


박지민
Bagaimana mungkin itu terjadi....

Suaranya lebih terdengar sedih daripada marah.


박지민
Kamu tidak perlu membicarakannya denganku...


김여주
Itu...jadi itu sebabnya...((Anak perempuan!!


김여주
kebesaran...


김여주
Aku sangat marah saat itu... ((cegukan!!


김여주
Aaaah!!

.


박지민
Fiuh- Kenapa kamu sendirian ya...?


김여주
Tidak... Aku terus cegukan... ((Cegukan!!


박지민
Ha ha ha


박지민
Apakah aku takut? Haha

.


김여주
Hah?...Ugh...Ya...


박지민
Kenapa aku takut -ㅎ

.


박지민
Sekalipun kau bilang begitu, pasti ada alasannya saat itu -


박지민
Karena aku salah _

.

Berbeda dengan kekhawatiran Yeo-ju, Jimin menyambutnya dengan hangat, dan Yeo-ju terkejut karenanya(?) dan berhenti cegukan.


박지민
Memeluk sang tokoh utama)) Jangan takut padaku -


박지민
Betapa baiknya aku dan betapa ramahnya aku kepadamu -

.


김여주
Oh…benar sekali…ㅡ

.


박지민
Omong-omong,


박지민
Kamu bahkan tidak bisa mencapai pintu, bagaimana kamu bisa mendobrak kuncinya?

.


김여주
Oh... benar sekali...

.


김여주
Ketika saya berbicara dengan manajer Menara Namsan...


김여주
Mereka langsung membongkarnya(?)...

.


박지민
Nah... sekarang tidak ada kuncinya, kan...?


김여주
Mengangguk diam-diam))


박지민
Kenapa baru memberitahuku sekarang? Seandainya kau memberitahuku lebih awal, aku tidak akan marah.


김여주
Namun... aku tetap takut...


박지민
Oke, aku tahu - haha aku mengerti perasaanmu -


박지민
Baiklah kalau begitu, kurasa aku harus pergi ke Namsan sekarang.

.


박지민
Karena saya harus menguncinya kembali - haha

.


박지민
(Senyum sinis)) Kali ini, aku harus memasangnya dengan kunci 'baja' yang sama sekali tidak bisa dilepas dengan mudah.

.


박지민
Jimmuluk)) Itu benar-benar tidak ada di sana...


김여주
Ini sangat memalukan...))


박지민
Baiklah, tunggu di sini sebentar -


박지민
Aku akan membelinya -ㅎ


김여주
Oke... haha

.


박지민
Ini dia -

Yeoju dan Jimin masing-masing menuliskan apa yang ingin mereka sampaikan pada gembok-gembok tersebut,


박지민
Baiklah, kali ini aku akan mencoba terbang lebih tinggi -


김여주
Ugh...

Jimin benar-benar menggantungkan benderanya sangat tinggi.


박지민
(Menggenggam tanganku)) Itu saja,


박지민
Sekarang bahkan manajer di sini pun tidak bisa mengaturnya-?


김여주
Haha... kurasa begitu -

.

...


Tokoh protagonis wanita itu tiba-tiba terdiam.


박지민
Kenapa kamu tiba-tiba jadi pendiam? Apa kamu kedinginan?


김여주
TIDAK...

.


김여주
Maafkan aku, oppa...


김여주
Karena aku melakukannya saat emosi sedang meluap... aku tidak punya waktu untuk menyesalinya...

.


박지민
Heh...kau minta maaf untuk apa lagi, putri-

.


박지민
Mengapa putri kita selalu meminta maaf?


김여주
Mencium..))


박지민
Astaga...

Jimin memeluknya lagi.


박지민
Serius, kamu pasti akan menangis seharian tanpaku.


박지민
Kamu tidak bisa melakukannya tanpaku -

.

Kata-kata Jimin itu diucapkan sebagai lelucon.


김여주
(Mengangguk))Mengendus))Ya...

Dia adalah seorang pahlawan wanita yang berbicara dengan tulus.

.



박지민
Jangan menangis, putri -.. Putri tidak melakukan kesalahan apa pun -... heh