(X)EXO [Chanbaek]
06


# Berderit


SUHØ
"Ah... ini menyebalkan..."

# Batu penuh

- X Junmyeon duduk di sofa dengan ekspresi lelah.


BAËKHYUN
" Mengapa? "


SUHØ
"Aku tidak tahu... Aku hanya kesal."


CHËN
"Saudaraku, bukankah begitu? Kepribadian kita jadi aneh sekali sebulan."


CHANYEØL
"Apakah hal seperti itu benar-benar ada?"


CHËN
"Sudah kubilang sebelumnya... Aku tidak sengaja mendengar percakapanmu..."


SUHØ
"Apa itu?"


CHËN
"Aku juga mendengarnya, tapi karena kita adalah klon... ada beberapa kesalahan. Itulah mengapa kita kehilangan akal sehat sekali sebulan."


SEHÜN
"Wah, jadi ini bakal jadi kacau banget?"


KÄI
"Kami tidak akan memukulmu, kan? Haha"


SUHØ
"Diamlah...lol"

# Bunyi bip bip bip bip

# Dentang, dentuman

- EXO tiba setelah menyelesaikan jadwal mereka.


SUHO
"Ugh... Aku lelah..."

- Junmyeon berbaring di sofa seolah-olah dia akan terjatuh.


CHEN
"Ini dia?"

- Chen memberikan gelas anggur kepada X-Chen.


CHËN
"Oh, terima kasih~"

- X-Chen pergi ke dapur dan mencari anggur di lemari es.

- Sementara itu, di ruang tamu...


KAI
"Kami menerimanya hari ini~ Bagus sekali, bukan?"

-Pamer pada X-Kai.


KÄI
"Haha... ya... itu akan menyenangkan."


KAI
"Dan inilah kami..."


SUHØ
"Sial... berisik sekali..."

- Aku berbicara cukup pelan, tetapi Junmyeon dan Jongin, yang duduk di sebelahku, sepertinya mendengarnya.


SUHO
"Hei...lol kenapa..."



KAI
"Apa yang tadi kau katakan?"

- Dia mengeraskan senyum cerahnya dan menatap X Junmyeon dengan ekspresi serius.



SUHØ
" Apa, "

- Mata X Junmyeon memerah.


CHANYEØL
"Kim Jong-in, hentikan."


KAI
"Apa yang kau hentikan, tidak... haha... apa yang kau katakan?"

- Suasananya semakin serius.


SUHØ
"Jangan macam-macam denganku, kau mau mati?"


KAI
"Bunuh aku, jangan hanya bicara."


KÄI
"Diamlah, Kim Jong-in."


KAI
"Kamu diam,"


SEHUN
"Saudara-saudara, itu..."



KÄI
"Dasar anjing sialan..."

- Mata X-Kai juga berubah menjadi merah.

# Ppeok

- X-Kai menendang perut Jong-in.


KAI
"Kehek! Ha...

- Jong-in memegang perutnya dan menangis kesakitan.


SUHO
"Apa yang kamu lakukan, kamu gila? Kamu baik-baik saja?"

- Junmyeon mengkhawatirkan Jongin.

- Jong-in tampak kesulitan bernapas.


SUHØ
"Kita harus bertarung, tidakkah kau bangun?"

- X Junmyeon mendekati Jongin.

# Tak


BAEKHYUN
"Hentikan."

- Baekhyun menghalangi jalan.


SUHØ
" pergilah. "



BAEKHYUN
"Hentikan,"


SUHØ
"Sial, sungguh.."

- X Junmyeon menjambak rambut Baekhyun dan melemparkannya ke atas meja.

# gedebuk


BAEKHYUN
" ..ah uh..

- Darah mengalir keluar dari kepala Baekhyun.


CHANYEOL
"Rice, Baekhyun Byun..!!"

- Chanyeol memeluk Baekhyun.


CHANYEOL
"Hah...sial..."

- Saat Chanyeol melihat darah di tangannya, dia kehilangan akal sehat dan berlari ke arah X Junmyeon.

# Kkudangtang!!!

- X Junmyeon menabrak dinding.

# Ppeok

- Chanyeol mencengkeram kerah baju X Junmyeon dan terus memukulnya.

# Tak

- X Chanyeol meraih pergelangan tangan Chanyeol.



CHANYEOL
"Melepaskan."


CHANYEØL
" berhenti. "


CHANYEOL
"Melepaskan!!"

# menjijikkan


CHANYEØL
"...Ah... sial..."

- Saat X Chanyeol mengepalkan tinjunya, percikan api perlahan keluar dari sela-sela tinjunya.

# Tak


CHËN
"Bukan itu, Chanyeol."

- X-Chen menghalangi tangan X-Chanyeol.


CHANYEØL
"Hah...sial..."

- pada saat itu,

# Dentang!!

- Terdengar suara kaca pecah.

Maaf karena terlambat.

Dan semuanya, waspadalah terhadap virus Wuhan.