Arti kamu [Chanbaek]
13


#Dreuk-


변백현
“Hai semuanya!”



도경수
“...?”

-Melihat Chanyeol yang mengikuti Baekhyun dari belakang, dia menatapnya dengan ekspresi penuh arti.

-Dan seragam sekolah Baekhyun ukurannya luar biasa besar.

-Sama seperti seragam sekolah Chanyeol.

#krek, krek


변백현
“Halo, Kyungsoo!”

-Baekhyun menyapa dengan senyum cerah.


도경수
“…eh…halo,”


변백현
“Hehe-”

Baekhyun tersenyum bahagia dan melanjutkan percakapannya dengan Kyungsoo.


변백현
“Kyungsoo, maukah kamu pergi ke toko nanti? Aku tidak bisa sarapan...”

#secara luas

-Chanyeol datang dari belakang Baekhyun, meraih bahunya dan berkata.


박찬열
"Mari ikut saya,"



변백현
"...eh?.. "

Baekhyun menatap Chanyeol dengan terkejut.


박찬열
“Ayo kita pergi setelah pelajaran pertama, aku yang belikan untukmu.”

-Chanyeol berkata sambil tersenyum.

-Anak-anak di kelas terkejut dengan kemunculan Chanyeol.

-Tentu saja, Kyungsoo juga menatapku dengan mata lebar.


변백현
“Eh, eh eh… oke…”



박찬열
“Oke, jangan sampai tertidur.”

-Chanyeol mengelus kepala Baekhyun sekali lalu pergi ke tempat duduknya.


도경수
“...Hei, kamu... kamu ini apa?..“

-Kyungsoo bertanya pada Baekhyun.


변백현
“... Ah, itu tadi... kita jadi dekat..! Ayo kita ke toko lain kali!”

-Kata Baekhyun, mencoba menjelaskan.

-Dan Kyungsoo menatap Baekhyun seperti itu, seolah-olah dia merasa aneh.

#Dingdongdangdong-

-Bel berbunyi menandai berakhirnya pelajaran pertama, dan Chanyeol mendekati tempat duduk Baekhyun.



박찬열
“Ayo pergi, Baekhyun.”



변백현
“Oh, uh uh!”

-Baekhyun mengikuti Chanyeol dengan senyum cerah.

#Druk, tak



도경수
“ ...”

-Kyungsoo juga meninggalkan kelas, bingung mau pergi ke mana.

#Druk, tak

#Pelan-pelan, pelan-pelan


박찬열
" lezat? "


변백현
"Hah!"

Baekhyun tersenyum cerah sambil memegang susu stroberi dan roti di tangannya.


박찬열
“Sekolah akan segera berakhir...”

“Hah, hah?!!!”



변백현
“ !!.. “

#Pheok!!

#Deg, deg, berguling..

Dari kejauhan, sebuah bola sepak melayang ke arah Chanyeol, tetapi Baekhyun menutupi Chanyeol dan menerima bola tersebut sebagai gantinya.

#Tuduk

-Saat susu dan roti di tangan Baekhyun tumpah, air mata Baekhyun pun ikut jatuh.


변백현
“...Ugh!.. Ugh!!.. “

Baekhyun menangis sedih.



박찬열
“...Sial...”

-Chanyeol menatap wajah anak-anak yang bermain sepak bola satu per satu, lalu menggendong Baekhyun yang menangis dan menuju ke ruang perawatan.

#Druk, tak

“Wah! Wow!!.. “

-Baekhyun masih belum bisa berhenti menangis.

#batu penuh

-Chanyeol mendudukkan Baekhyun di tempat tidur, berjongkok, dan memegang tangan Baekhyun sambil berbicara.


박찬열
“Apakah kamu sangat kesakitan? Apakah kamu baik-baik saja?”


변백현
“Hah..! Ugh!.. Itu, eh, bukan, kehek!... “

-Sepertinya ada alasan lain, bukan karena apa yang benar.


박찬열
“Ada apa? Bicara pelan-pelan. Oke?”


변백현
“… Heuheu… Ugh!… Kau, eh, membelikan, itu, untukku…”



박찬열
"...ah..."

-Sepertinya itu karena aku menjatuhkan roti dan susu yang dibelikan Chanyeol untukku.


박찬열
"Apakah itu menyedihkan? Aku akan membelinya lagi. Tidak apa-apa."

-Chanyeol memeluk Baekhyun dan menepuk pundaknya.



변백현
“Ugh!.. Ugh.. Maafkan aku.. “


박찬열
“Tidak apa-apa, berhenti-”

-Chanyeol terus menyeka air mata Baekhyun dan menepuk-nepuknya.