Arti kamu [Chanbaek]
37


#secara luas-


김종인
“Setelah selesai berkemas, keluarlah.”


변백현
"...eh,"

#derit, gedebuk


변백현
" ... di bawah.. "

#full-seok

Baekhyun berbaring di tempat tidur.



변백현
“ ...”

#Gureuk-


변백현
“Ugh... Ugh..!! Ugh!!.. “

-Baekhyun akhirnya menangis setelah menahan air matanya.


변백현
“Haa.. huh.. ugh!!.. “

‘Aku merindukanmu, Chanyeol.’


변백현
“Kehek!!.. Huh!!.. Isak tangis.. “

‘Aku takut, dan ini sakit.’

‘Tidak apa-apa untuk marah, datanglah temui aku.’

‘Maafkan aku, aku egois.’

‘Chanyeol..’



김종인
“ ...”

-Sementara itu, di depan kamar Baekhyun, Jongin mendengar semua tangisan.

#Pelan-pelan, pelan-pelan-



김민석
“Apa yang kamu lakukan di depan pintu?”


김종인
“... Tidak, tidak ada apa-apa.”


김민석
“Astaga… Rasanya hambar. Coba lihat bagaimana Junmyeon memasak. Mungkin rasanya juga akan hambar~?”


김종인
“....Apakah itu lelucon?”


김민석
"Hah!"


김종인
“...Jangan pergi ke suatu tempat dan berpikir untuk membuat orang lain tertawa.”


김민석
“Oh, kenapa-”

Jong-in menggelengkan kepalanya dan menuju ke dapur.


김민석
“Wow… Hei, Kim Jong-in!!”

#Tuttuktutuk-


김민석
“Kenapa kau menatapku seperti itu!!”


김종인
“Kapan aku-”

- Bersandar santai di dinding, dia meraih pergelangan tangan Minseok sambil memukul dirinya sendiri.


김민석
“Hah? Kau tak mau melepaskan tanganku? Ini sungguh… untukmu, hyung!!”


김종인
“Kau ini apa, hyung? Kau seperti anak kecil.”


김민석
" Apa!! "

#secara luas-


김준면
“Kamu selalu bertengkar, ya?”

-Junmyeon meletakkan sendok sayur dan melepas celemeknya seolah-olah makanan sudah siap.


김민석
“Tidak, yang ini duluan...”


김종인
“Aku tidak melakukan apa pun-”


김민석
“Hah? Hei!! Apa kau bercanda!!”


김준면
“Oke, kalian berdua diam… Baekhyun akan datang menjemput kalian.”

-Junmyun memandang mereka berdua dengan iba lalu menuju kamar Baekhyun.

#Pelan-pelan, pelan-pelan

#menetes-



김준면
“Baekhyun, aku akan masuk.”

“ ...”

#mencicit-

#secara luas-

#full-seok

[Kamar Chanyeol]



박찬열
“ ....”

#Deg... deg... deg...

-Saat aku duduk di tempat tidur, air mata menggenang di mataku karena aroma yang familiar itu.


박찬열
“Haa.. huh.. “

‘Aku merindukanmu, Baekhyun.’


박찬열
“Ugh!.. Haa.. Hitam!!”

‘Tidak apa-apa jika kamu membenciku,’

‘Tetaplah di sisiku.’

‘Maafkan aku, Baekhyun.’

-Paha Chanyeol basah kuyup oleh air mata.