あなたにとってはただの友達

ヒョンソクの悩み

Semakin hari, Hyunsuk dan Youra jadi jarang bertemu. Entah Youra yang sengaja menjaga jarak dengan Hyunsuk atau bagaimana?

Hyunsuk chat Youra pun dibalesnya kalau inget doang, kadang mereka cuma chat 3 hari sekali. Ketika Hyunsuk menelponnya pun Youra selalu beralasan kalau dia lagi sibuk. Sebenarnya ada apa dengan Youra? Hyunsuk benar-benar nggak paham.

Akhirnya ia pun memutuskan ke indekos Youra untuk menemuinya. Cukup lama ia menunggu di depan gerbang, sampai akhirnya gadis itu membuka pintu gerbang untuknya.

"Perasaan tadi gue bilang lo nggak usah ke sini deh. Kenapa ke sini?" Tanya Youra ketus.

"Lo kenapa sih? Nggak biasanya lo kayak gini." Ujar Hyunsuk nggak kalah kesalnya.

"Gue lagi nggak pengin ketemu siapa-siapa, Hyun. Tugas gue banyak yang harus dikerjain. Please lah, harusnya lo ngerti!"

"Ya tapi biasanya kalo ada apa-apa kan lo selalu minta tolong gue, Ra. Kenapa sekarang enggak?"

"Ya gue nggak mau ngerepotin lo terus-terusan!"

"Gue nggak ngerasa direpotin!"

Youra lesu, ia malas beradu argumen dengan Hyunsuk sekarang. Badannya terasa lemas, kepalanya pusing.

"Udah lah, Hyun. Lo pulang aja." Ucap Youra lemah.

Hyunsuk sejak tadi memperhatikan Youra yang tidak ada semangat seperti hari-hari sebelumnya.

"Lo sakit ya?" Hyunsuk menyentuh dahi Youra sambil melihat wajah gadis itu yang pucat.

Youra diam saja.

"Lo demam, Ra. Panas gini badannya. Udah periksa belom sih?" Jelas sekali Hyunsuk khawatir dengan keadaan Youra.

Gadis itu menggeleng. "Nggak sempet."

"Gila lo, periksa kok harus nunggu sempet. Lo kalo ngerjain skripsi jangan diforsir, Ra! Kesehatan lo lebih penting!"

Hyunsuk melepat jaket yang dipakainya, lalu menyampirkan ke pundak Youra.

"Pake! Kita ke TMC sekarang."

TMC itu Treasure Medical Centre. Tempat periksa semacam klinik untuk mahasiswa Universitas Treasure ketika mereka sakit.

Youra kalau udah begini nggak akan bisa nolak Hyunsuk. Cowok itu nggak akan mau menerima penolakan.

Alhasil keduanya masuk mobil Hyunsuk, lalu melesat ke tempat tujuan.

***


Seusai Youra diperiksa dan mendapatkan beberapa obat, di perjalanan, Hyunsuk bertanya pada Youra.

"Lo mau makan apa?"

"Gue tadi udah makan kok." Jawab Youra.

Hyunsuk melirik Youra, "Jangan bohong!" 

"Beneran, Hyunsuk. Gue udah makan."

"Ya udah. Kalau gitu lo mau jajan nggak? Kebab kek, apa hamburger?"

"Nggak ah, males."

"Lo lagi diet apa gimana sih? Biasanya di ajak jajan juga ayo ayo aja?" Lama-lama Hyunsuk geram juga dengan tingkah Youra ini.

"Ya udah iya. Tapi es krim aja ya?" Youra menangkupkan tangan memohon pada Hyunsuk.

"Dih? Enggak! Lo lagi sakit, Ra!"

"Sekali aja kok."

"Enggak!"

Dan mereka berakhir di indekos Youra dengan Hyunsuk yang membawa beberapa makanan untuk di makan bersama. Kalian tahu pasti gimana ekspresi Youra yang nggak jadi dibeliin es krim saat ini. 

Mereka duduk di ruang tamu indekos Youra yang memang diizinkan tamu laki-laki masuk. Makanan itu satu persatu dibuka, kemudian Hyunsuk dengan telaten menyuapi Youra. 

"Mending makan makanan yang bergizi, Ra, biar lo cepet sembuh. Gue nggak suka lihat lo sakit."

"Iya bawel!" Sahut gadis itu setelah menelan makanannya.

photo


Kira-kira kayak gitu ekspresi Hyunsuk waktu bilang "Gue nggak suka lihat lo sakit."  Ahaaaayy~


***


TEUME!!
MASIH SEMANGAT STREAMING SAMA MULUNG VOTE KAN?
NIH UDAH DIKASIH ASUPAN CHOI HYUNSUK HARUS SEMANGAT DONG 🥰