[Lengkap] Kumpulan cerita pendek karya Yoon Sam-i.

Pacar yang Menganggap Gemuk dan Menonjolnya Pacarnya Itu Lucu (Hwang Min-hyun)

photo

photo

Pacar yang menganggap pipi tembem pacarnya lucu.
----------------------------------------------------------------

















Mulai hari ini, saya telah membuat sebuah keputusan yang sangat serius.
Saya bilang saya akan memulai D.A.E.T.E.T. hari ini.

Alasan saya ingin berdiet adalah...









Saat aku sedang makan sesuatu








photo
"Oh astaga... enak sekali, sayangku? Hehe."












"Ya... enak... Oppa, kamu mau sedikit juga?"












Tidak apa-apa, sayangku, makanlah banyak-banyak...
Aww, lihat pipi tembemnya, imut banget.. hehe"












Sambil berkata begitu, dia mengusap pipiku.













photo
"Sayang... kamu makan lagi? Haha"













Mereka bilang manusia seharusnya... yah... makan 11 kali sehari.











"Ah... heh, lucu..."












Setelah mengatakan itu, dia memelukku dari belakang dan membelai perutku yang buncit.
Karena pacarku yang terus meraba-rabaku!






Saya memutuskan untuk memulai diet hari ini.












Aku pergi ke ruang tamu dan berteriak dengan lantang dan penuh percaya diri.












"Aku, [Nama], akan mulai diet mulai saat ini juga!"












Oppa menatapku dengan ekspresi "Apa ini?", lalu segera
Aku langsung tertawa terbahak-bahak.













"Hahahaha... Ah... Lucu... Hahaha... Kamu bilang kamu mau diet."
"Haha, keluarkan permen dari mulutmu dan bicara, haha..."












"...T-T-Tidak! Permen tidak membuatmu gemuk!"













"Hahaha... Permen tidak membuatmu gemuk?"













Ya! Pokoknya, karena aku mulai diet, mulai sekarang...
Jangan tawarkan makanan padaku!












"Oke, aku tidak akan mengundangmu, haha. Tidak apa-apa kalau aku tidak mengundang siapa pun dan hanya memakannya sendiri, kan?"
Saya tadinya mau memesan ayam dan jokbal, tapi...



















Aku hendak memasuki ruangan ketika aku menatap saudaraku dengan ekspresi terkejut.












"Oh...bagaimana mungkin kau melakukan ini....pada orang yang sangat kau cintai"
Pacarmu adalah orang-orang yang pandai membuat makanan lezat.
Anda berusaha mengatasi godaan, tetapi Anda sendirilah godaan-godaan itu.
"Kamu bilang kamu akan makan sendirian?!!"













"Haha, lucu..."
Ya, itu tempat Ginseng Two-Chicken, kan?












"Ah, ya, apakah itu restoran Sky Jokbal?"












"....Aku membencimu!"











Aku membentak adikku tanpa alasan dan masuk ke kamarku.
Aku merebahkan diri di atas ranjang.












"Aaaargh! Aku lapar!"













Aku berbaring di sana cukup lama ketika saudaraku mengetuk pintu.












"Boleh aku masuk, sayang?"












"Silakan masuk atau tidak..."












Saudaraku masuk ke ruangan sambil tersenyum... tunggu...
Benda di tangan saudaramu itu... kaki babi...?












"Oppa, kau pasti tidak akan makan jokbal di depanku... atau semacam itu."
Kamu tidak akan melakukan hal yang mengerikan, kan...?












"bingo!"












"A...apa.....?"












Tidurlah dulu.












Kakakku mendorong punggungku dan mendudukkanku di tempat tidur.
Saudara laki-laki saya membawa sebuah kursi dan sebuah meja kopi kecil.
Dia mulai membuat bungkus. Bungkus itu adalah
Letakkan dua potong kaki babi di atas selembar daun selada, tambahkan bawang putih dan ssamjang, lalu tata dengan rapi.
Harganya semakin murah, dan aku merasa ingin menangis jika terus melihatnya, jadi aku sengaja memalingkan muka.
Aku memutarnya.....















Pertarungan itu sudah ada di depan mata saya.













".....?"













Ucapkan "Ah"













"T...tidak, nanti berat badanku akan naik..."












"Satu saja sudah cukup, ah~"












"TIDAK"













"Ah, cepatlah... lenganku sakit..."













Dengan enggan aku membuka mulutku, dan memanfaatkan kesempatan itu, pertengkaran pun me爆发.
Ah... sial... aku celaka.








































Ini bagus












Ah...enak sekali... *terisak*...














photo
"Enak sekali, ya?"












Aku mengangguk hati-hati, dan saudaraku tersenyum.
Guru itu memberiku satu lagi.

Ini sangat lezat, mari kita makan dengan gembira.
Saudara laki-lakiku dengan ekspresi yang seolah berkata, "Oh, si kecilku makan dengan lahap."
Dia menatapku.












"Mmm... enak sekali, bukan?"












"Um... ini enak..."













Ya... kamu terlihat paling imut dan cantik saat sedang makan...
Maksudku... jangan bicara soal diet atau semacamnya.













photo
Bagiku, kamu sudah cantik hanya dengan keberadaanmu.
Sekalipun berat badanmu bertambah, di mataku kamu tetap cantik seperti dulu.

















"...Makanlah, oppa..."












Saat aku mendorong kaki babi itu lebih dekat ke saudaraku, dia
Dia berkata sambil tersenyum.














Oppa lebih menyukai ini daripada













Saat dia memelukku, dia perlahan-lahan semakin mendekat.
















Dan bibir mereka bertemu.































photo
Hehe, lucu














photo
Hehehehe, aku bosan jadi aku mencoba menggambar di ponselku.




photo
Sekarang setelah selesai, bukankah ini memiliki aura tersendiri?
((Atau mungkin tidak><






tertawa terbahak-bahak