Hari telah tiba..

‘Ah… ini bukan waktunya… apa yang sebenarnya kulakukan kemarin…’
Pikiranku tiba-tiba kacau dan aku bangkit dari tempat dudukku.
“Ehgigi.."

Terdengar batuk kecil.
‘Kemarin hujan... Kuharap aku tidak masuk angin..’
Aku dengan lembut meletakkan hoodie pria itu di bahuku.
It tampak persis seperti anak anjing putih kecil yang lucu.

○
"Hah??"
Ketika saya kembali ke toko, pria itu tidak ada di sana.
‘...Aku penasaran apakah kau akan kembali... Aku ingin mengucapkan terima kasih...’
Saat saya memikirkannya, kata-kata pria itu tiba-tiba terlintas di benak saya.
‘Ah... wawancara kerja paruh waktu..!!’

Aku tak bisa menahan senyum membayangkan dia kembali ke kafeku untuk wawancara kerja paruh waktu.
‘Oh...ngomong-ngomong, aku merasa tidak enak...’
Aku merasa sangat sakit karena minum terlalu banyak kemarin.
‘Di rumah nggak ada makanan… Haruskah aku makan roti… Oh, roti ini berminyak sekali…’
Begitu saya membuka kantong roti, seorang pelanggan tiba.
“Ah! Selamat datang~ Aku... aku minta maaf, tapi... aku belum siap..”
“Ya! Aku akan menunggu! Haha”
‘Hei..! Suara ini...’

Ketika aku tersentak mendengar suaranya, pria itu tersenyum manis dan berkata.
“Mau makan ini bersama-sama?”

Sambil berkata demikian, dia mengulurkan tas yang dipegangnya.
○
“UghUgh.....”
‘Ini dia - cuacanya sangat panas, aku akan merasa lebih baik.’
“Haha, kamu makan enak sekali haha”

Rasanya sangat enak sampai saya mengeluarkan suara aneh. Kata-kata pria itu membuat saya semakin malu.
“Ahaha...”
○
Setelah menikmati sup penghilang mabuk dengan begitu lezatnya dan tidak tahu harus berkata apa, saya pun berbicara duluan.
“Terima kasih… karena sudah membelikanku sup penghilang mabuk…”
Ah! Akan kuambilkan minuman untukmu!”
“Tidak, tidak apa-apa! Haha”
“Aku sangat bersyukur, karena itulah… Ya?”
“Um..lalu es Americano!”

Pria itu berkata sambil tersenyum lebar.
"Ya! Akan saya siapkan untukmu! Lalu... bisakah saya wawancara kerja paruh waktu sekarang?"
"Ya!"
○
Saya membawakan secangkir Americano dan duduk di depannya.
Dia menyesap kopi Americano-nya.

Kemudian, seolah merasa lebih baik, dia menggerakkan tubuhnya ke sana kemari, mengeluarkan suara-suara aneh.
"Ya, ayo kita minum—Apakah kamu sudah banyak mengonsumsi kafein? Oh, ya—"

????
'Hah?? Ada apa?'
Aku terdiam sejenak karena terkejut.
Namun saat saya menontonnya, saya merasa sangat malu sehingga saya tertawa terbahak-bahak.
"ㅋㅋㅋkkkkkkkkkk apa ituㅋㅋㅋ"

"Bos, kopi Anda enak sekali! Haha"
Dia mengatakan bahwa kopinya enak meskipun dia melihatku gugup.
'Ini memang aneh...tapi entah kenapa lucu juga haha'
♬

Seop yang imut💙💙
