*Artikel ini mungkin akan diterbitkan secara berseri sesekali.!!! Saya mengunggahnya di sana-sini karena sedang liburan.*
Apakah ceritanya terlalu mendadak?
Yeju, yang selalu menyambutku dengan lantang sepulang sekolah dengan "Aku pulang!!!" hari ini...
Dengung dengung dengung dengung-
Tillyrik-
"...Aku kembali"
Dengan kepala tertunduk, dia hanya mengucapkan satu kata itu lalu masuk ke kamarnya. Merasakan sesuatu yang aneh, saudara-saudaranya perlahan mulai memahami apa yang telah terjadi...
-Di sekolah-
Seoyoung: "Hei, Kim Ye-ju!! Keluarlah!"
"Senior Seoyoung...? Ada apa...?"
"Ya"
Seoyoung: "Hei Yeju, kudengar kau pacar Kim Taehyung?"
"Ya...?? Saya Kim Taehyung... Bukan, saya pacar senior Kim Taehyung??"
Seoyoung: "Mereka tidak hanya mendengarnya, tetapi banyak orang melihat mereka bersama."
"Aku juga melihatnya. Kalian berdua tampak sangat dekat. Bukankah itu pacarmu?"
"Jangan berbohong, katakan padaku."
"Aku sungguh tidak... Taehyung oppa hanyalah teman dekatku..."
cocok-
Seoyoung menampar pipi Yeju.
"Ah..! Senior.. Saya benar-benar bukan.."
Seoyoung: "Atau lebih baik jangan berlama-lama di sini."
"Apa yang kukatakan tidak penting apakah kamu pacarku atau bukan."
"Apa kau tidak punya akal sehat???"
"Oh... maaf, aku tidak bisa bersamamu."
Seoyoung: "Oh, benar. Apakah kamu dekat dengan Park Jimin dan Jeon Jungkook?"
"Karena kau, mereka, Kim Taehyung, dan kalian berempat sering berkumpul bersama."
"Tidak ada perempuan"
"Ah... Aku juga tidak akan bersama senior itu dan Jeon Jungkook..."
"Maaf.."
Seoyoung: "Kamu benar-benar seperti rubah saat bersikap seperti itu pada laki-laki."
"Apakah kamu mengungkapkan identitasmu sebagai seorang pria? Hahahahaha"
"....TIDAK"
Seoyoung: "Kalau begitu, tetaplah di kelas dan jangan melakukan apa-apa, haha."
"Aku tahu kamu punya banyak koneksi, tapi jangan pamer ya haha"
"Tapi senior... mereka bertiga adalah teman dekatku..."
Seoyoung: "Ah~ Aku tidak mau mendengar tentang pria yang terobsesi dengan pria~ Kamu mengeluh tentang apa?"
"Jangan berpikir untuk mencari alasan, langsung saja masuk."
"Sebelum itu menimpaku lagi~"
"... Maaf... Harap naik dengan hati-hati."
Seoyoung: "Ya~ Kurasa sebaiknya kau jangan sampai menarik perhatianku mulai sekarang~"
"Ya.."
Setelah kakak kelas pergi, di kelas Yeju...
Warga setempat berkata, "Yeju! Apa kata seniormu tadi...?"
"Oh, bukan apa-apa haha."
Warga setempat: "Oh benarkah? Sudah dapat!"
"Ha... apa yang harus kulakukan... Aku tadinya mau memberitahumu bahwa dia adalah saudara kandungku..."
"Senior, kau bahkan tidak memberiku kesempatan untuk bicara... Ha..."
"Sepertinya aku harus menjaga jarak dari kakak-kakakku di sekolah..."
Yeju dikabarkan pulang ke rumah dalam keadaan seperti itu.
Jimin: "Haruskah aku bertanya pada Ahn Seo-young? Dia tahu segalanya tentang sekolah."
Taehyung: "Apakah kau tahu apa yang terjadi pada Yeju?"
Jimin: "Aku tidak tahu, mungkin Ahn Seo-young yang melakukannya. Aku melihatnya tadi."
Seokjin: "Apa yang kamu lihat?"
Jimin: "Tidak ada yang istimewa, tapi aku bersama Ahn Seo-young dan Ye-ju."
"Kami tidak punya siapa pun yang cukup dekat untuk bisa bersama."
Yoongi: "Kalau begitu tanyakan pada Seoyoung atau Seoyoon."
"Jangan beritahu siapa pun bahwa Yeju adalah adik perempuan kita."
Jimin: "Ya~"
"Oh, tapi bukankah agak aneh kalau aku bertanya?"
"Dia pasti tahu bahwa Yeju dan aku adalah teman dekat."
Hoseok: "Kalau begitu aku akan bertanya!"
Jimin: "Oh~ Terima kasih~~"

Hoseok: "Kau bilang kau yang melatih mereka?"
"Dan mereka bilang Yeju adalah wanita yang hanya bergaul dengan laki-laki."
Yoongi: "Apa yang kau ketahui?"

Hoseok: "Dia menamparku dan mengatakan sesuatu yang sangat buruk."
"Lalu Yeju berkata dia menyesal dan mengerti."
Seokjin: "Apa sebenarnya yang kau ketahui sampai bisa mengatakan itu?"
Jungkook: "...Apakah ini karena kita?"
Namjoon: "Kita?"
Jungkook: "Tidak, selalu aku, Jimin hyung, dan Taehyung hyung di sekolah."
"Dulu aku sering nongkrong bareng Yeju... Kurasa itu alasannya."
Taehyung: "Ah.."
Jimin: "Haruskah aku bertanya pada Yeju?"
Namjoon: "Apakah kau akan memberitahuku jika aku bertanya?"
Jimin "Aha"
Namjoon: "Oh benarkah? Apa yang harus aku lakukan.."
Terima kasih telah membaca hari ini๐ซถ๐ป
Sonting memberimu cinta โค๏ธ๐ซถ๐ป
