Aku menyukaimu, Tuan.

04. "Aku menyukaimu, Tuan."

ⓒ 2020 예지몽 Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.


"Aku akan pergi"

"Ya"


Aku bergumam beberapa sumpah serapah kepada tuan muda yang sama sekali mengabaikan salam terakhirku dan pergi ke ruang kelas.


Begitu saya duduk, bel berbunyi. Sudah waktunya tidur sekarang?


"...apa yang kau katakan?"


Pelajarannya sangat intens, aku bahkan tidak bisa mendengarkannya. Rasanya seperti lagu pengantar tidur. Saat ini, guru spesialis lagu pengantar tidur andalan sekolah kami malah membuatku semakin mengantuk. Aku sudah merasa mengantuk setelah makan, tapi tempat dudukku mendapat paparan sinar matahari yang pas, yang membuatku semakin mengantuk.


***


"Hai, Kang Yeo-ju"


Suara ini....


photo


Astaga!!! Tuan Muda!?


"Sampai kapan kamu akan tidur di sini?"

"Hah!? Kenapa tuan muda ada di sini?!??"

"Aku tidak tahu. Aku melihatnya sekilas. Ayo kita pergi cepat."

"T.. ya!"


Aku segera mengemasi tasku, menutup resletingnya, dan menatap tuan muda itu.


“Pasti dingin. Kenapa kamu tidak memakai jaket dan pergi?”

"Jangan khawatir"

"Hah... apa gunanya khawatir?"
"Bukan salahku kalau kamu terkena flu."


Aku pura-pura kesal dan berjalan pulang dengan cepat. Aku berjalan duluan, meraba-raba kunci yang diberikan pembantu rumah tangga lain kepadaku kemarin di dalam sakuku.


"...Fiuh."


Jihoon tertawa sekali, bertanya-tanya apakah dia bahkan tidak menyadari bahwa riasannya telah luntur, lalu perlahan berjalan pulang.


***


"Hei, apa ini! Warna kacamataku!!"


Aku jelas-jelas memasukkannya ke dalam saku...?

Tiba-tiba


"Hai, Kang Yeo-ju"

"Ya ya!?"


Tuan muda yang tiba-tiba masuk ke kamarku bersama Bo-eun...?


"Warna ini. Apakah ini milikmu?"

"Hah??? Kenapa itu ada di sana??"

"Fiuh! Apa kau tidak sadar tadi kau menjatuhkannya?"

"... Ah... Oke, tolong berikan padaku."

"Kamu tidak menyukainya?"

"Oh benarkah? Jangan menggodaku -_-"

"Ya, aku tidak menyukainya~"


Aku berlari mengejar tuan muda yang berlari masuk ke kamarnya dengan sikap kesal.


"Hei, berikan aku pewarna rambutku!! Itu harta paling berharga bagiku!!"

"Heh heh, tangkaplah"


Dia masuk ke ruangan dan mengunci pintu.


"Ah..."
"Aku menyerah saja..."


Saat aku berjalan dengan lesu menuju kamar, dia buru-buru meraihku.


"Oh, saya tidak menyangka itu, maaf, maaf."

"Kalau begitu, berikan padaku."

"Um... Bangunkan aku besok dan aku akan memberikannya padamu saat itu."

"Kamu sudah berjanji, kan?"

"Hah"

"Jika kamu tidak memberikannya kepadaku, aku akan memberimu 400 untuk gaji bulan ini."

"Oke"


Setelah mendapatkan janji temu dan mengecek waktu, saya masuk ke kamar dan berbaring di tempat tidur.
















Saya minta maaf semuanya dan terima kasih Green💚 Saya akan menentukan urutan posting artikelnya.


Suami yang Terus Terang - BJ Taetae - Apakah ini pertama kalinya Anda menjadi pemilik makhluk setengah manusia, setengah binatang? - Kumpulan Cerpen


Saya akan mencoba menulisnya sesegera mungkin.


(Saya mengunggah ulang karena alarmnya tidak berbunyiㅠ)