Pada suatu hari di musim gugur ketika angin bertiup dingin.
Banyak orang berkencan sambil memandang dedaunan musim gugur.
Aku mengalami putus cinta yang sangat menyakitkan hari itu.
.
.
.
.
.
.
"Yongseon-ah, daun-daun musim gugur itu cantik sekali... kan? haha"
"...Ya, ini cantik."
"Yongseon, kenapa ekspresimu begitu muram?"
"... Wheein-ah"
"Hah?"
"Mari kita putus"
" ....Apa..? "
"Mari kita putus"
"...Mengapa, Yongseon, aku tak bisa melupakanmu"
"Kenapa kalian putus... Jangan lakukan ini... Kita dulu bahagia."
"Aku sudah muak denganmu"
Keempat surat ini menghancurkan hatiku berkeping-keping.
"...Baiklah, mari kita putus"
.
.
.
.
.
Sudah seminggu sejak aku putus dengan Yongseon.
Aku melihatmu duduk berhadapan dengan orang lain di sebuah kafe dan sedang mengobrol.
Aku merasa tidak enak melihat senyum cerah yang sudah lama tidak kulihat itu.
Sekarang aku juga harus bertemu orang lain.
Tolong
.
.
.
.
.
.
Sudah sebulan sejak aku putus dengan Yongseon.
Aku sudah lama tidak keluar rumah.
TIDAK , Tidak bisa keluar rumah
Karena segalanya tampak seperti dirimu.
Aku selalu memikirkanmu
Singkatnya, saya menjalani hidup yang menyedihkan.
Setelah sekian lama, aku membuka tirai.
Saya melihat orang-orang lewat di jalan.
Dan
Orang yang duduk di seberangku terakhir kali dan Yongseon sedang berjalan di jalan.
Aku melihatmu berjalan bergandengan tangan dan tersenyum.
Semuanya terasa pusing.
Kamu hidup dengan baik
Bukan aku
.
.
.
.
.
.
.
Sudah setahun sejak aku putus dengan Yongseon.
Dalgrak
.
.
.
.
.
Kamu... kamu hidup dengan baik.

Kenapa sih ini bisa terjadi padaku?
.
.
.
.
.
membuang
bang
.
.
.
.
.
'Chijijik chijik'
Kemarin terjadi insiden bunuh diri di sebuah kompleks apartemen.Itu terjadi.
Orang yang melakukan bunuh diri adalah A., yang berusia 24 tahun.
Penyebab bunuh diri tersebut terungkap sebagai berbagai jenis narkoba dan depresi....
'Chi-chi-chi-chi-chi-ji-chi'
'Chiiiiiiiiik'
