Cahaya Bulan

8.


Cahaya Bulan












Di malam yang gelap, yang kudengar hanyalah langkah kaki seseorang.


Ketuk ketuk ketuk
Ketuk ketuk ketuk




Aku ingin menyerah karena sangat sulit, tetapi aku berlari sekuat tenaga.
Sang tokoh utama wanita berlari kencang, ingin bertemu dengannya, memikirkan wajahnya.


Huh huh


Para prajurit berkuda mengikuti sang pahlawan wanita dan mengejarnya.
Tokoh protagonis wanita yang merasa terbebani


Permainan ini berakhir ketika seseorang meninggal.
Sekalipun permainan ini kejam, ini hanyalah sebuah permainan.
Aku tidak bisa menyalahkan siapa pun.....
Karena dunia ini tak lain hanyalah neraka bagiku.







Hampir dalam jangkauan
Selisihnya semakin menyempit



Siap menembak



Sebuah suara yang terdengar keras
Sang pahlawan wanita tidak lagi takut.
Namun wajahnya terus terlintas di benakku.
Betapa sedihnya dia... Aku hanya merasa sangat kasihan.






ping


Para prajurit mengarahkan busur mereka ke arah sang pahlawan wanita.



Pak



Tokoh utama wanita itu memejamkan matanya erat-erat.
……………





Tapi aku tidak merasakan apa pun.
Saat sang tokoh utama membuka matanya, yang ada di sana adalah Jimin, berdarah-darah.






!!
Ugh
Ah... tidak...
Jimin Park!!





Aku benar-benar tidak bisa mempercayainya
Pemandangan Jimin terkena panah dan berdarah...




Hei... nona...




Jimin membuka mulutnya dengan susah payah








Maaf....
Karena aku tak bisa melindungimu...
Dasar bodoh... kenapa kau minta maaf...
Aku harus melindungimu selama sisa hidupku.



Air mata mengalir deras di pipi Jimin.



Tidak... kumohon...
Jimin........



Air mata juga mengalir di pipi Yeoju.
Meskipun pertemuan itu singkat, keduanya menunjukkan kasih sayang yang besar satu sama lain.
Setiap kali kami bersama, kami selalu tertawa dan bahagia.




Wanita...
Terima kasih untuk segalanya dan aku sangat mencintaimu.


TIDAK....




Sang tokoh utama memohon dan memohon, tolong selamatkan dia.
Tapi kurasa dunia ini memang tidak adil...






Gravatar











Jimin akhirnya memejamkan matanya.

Jimin mengorbankan dirinya untuk sang heroine.
Yeoju merasa sangat menyesal karena tidak bisa berbuat apa pun untuk Jimin.

Aku ingin menyalahkan dunia, tapi aku tidak bisa.



Aku percaya pada bulan purnama yang terang, yang menghiasi akhir pertemuan pertama kita...




:
:
:
:
:
:
:
:
:
:












Aku masih mengingatnya.
Senyumnya cerah dan penuh keyakinan.
Aku ingin bertemu denganmu lagi, tapi aku tidak bisa...
Aku senang bisa bersamanya dan rasanya aku bisa melakukan apa saja bersamanya.
Hari ini aku teringat padanya lagi...


Cahaya Bulan, akhir






ㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡ ㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡ

Halo, saya seorang penulis.
Akhirnya saya menyelesaikan karya yang berjudul Moon Light.
Ini adalah karya pertama saya yang selesai, dan saya sangat berterima kasih atas minat yang diterimanya, yang lebih besar dari yang saya harapkan. Saya akan terus bekerja lebih keras lagi di masa mendatang.
Ada juga cerita sampingan!!








Tolong kirimkan saya pesan🥺