Saudara-saudaraku membenciku

5

Sepulang sekolah


Lagipula aku akan pulang larut malam
Aku perlahan-lahan sedang mengepak tas


Se-hee dan Romi kembali mendekati Yeo-ju untuk memulai perkelahian.


Aku berdiri di depan pemeran utama wanita dan mencoba berbicara dengannya.


Apa yang kamu lakukan? Bukankah kamu akan pulang? -Taehyung


Ayo pergi - Yeoju


Tokoh utama wanita itu dengan cepat mengenakan tasnya dan berlari keluar.


Apa? Kamu yang mengantarku pulang? - Sehee


Sehee dan Romi tiba-tiba mendapat ide bagus.
Keduanya bahkan saling bertepuk tangan.



Tokoh protagonis wanita yang pulang lebih awal secara kebetulan


Begitu sampai di rumah, saya langsung pergi ke kamar dan mengambil pekerjaan rumah saya.


Saya sudah mengerjakan pekerjaan rumah saya sejak beberapa waktu lalu.


Ketuk ketuk


Ya, Yeoju


Hei, kita akan memesan ayam.
Kamu suka yang jenis apa? - Jungkook


Um, aku ayam kecap - Yeoju


Kecap asin boleh saja, tapi apa kamu mengerjakan PR-mu? - Jungkook


Oh, kamu tidak melakukannya? - Yeoju


Kamu sebaiknya melakukannya, kamu bisa melakukannya saat sudah sampai di rumah.
Aku cuma mau makan lalu pergi - Jungkook


Apa-apaan sih, Yeoju?


Aku akan meneleponmu saat ayamnya datang. Aku sedang mengerjakan PR - Jungkook


Oh ya - Yeoju


Setelah beberapa saat


Hei, ayo keluar dan makan ayam - Taehyung


Mungkin karena aku berpikir aku tidak akan bisa keluar jika Jungkook meneleponku karena aku khawatir dengan apa yang akan dia pikirkan.
Taehyung datang dan memanggil pemeran utama wanita.


Ya, Yeoju


Mereka yang duduk di sekeliling meja


Halo, Yeoju
Sudah lama aku tidak mengenalmu.
Ini pertama kalinya saya melihatnya sedekat ini.
Saya teman Taehyung, Park Jimin - Jimin


Oh halo, Yeoju


Tokoh protagonis wanita tersenyum saat menyapa Jimin.


Kamu bahkan tahu cara tertawa.
Kupikir kamu tidak tahu cara tersenyum, hahaha.
Hei, sekarang tersenyumlah seperti ini
Betapa cantiknya - Jungkook


Tokoh protagonis wanita tersipu ketika Jungkook mengatakan bahwa dia cantik.


Apa? Aku demam lagi
Kenapa wajahmu merah? - Jungkook


Jeongguk menyentuh dahi Yeoju.


Oh tidak
Panas sekali, ya panas sekali - Yeoju


Taehyung tersenyum cerah seolah-olah dia berterima kasih kepada pahlawan wanita seperti itu.


Aku menghabiskan semua ayam itu dalam sekejap.


Mereka bilang itu agak berlebihan
Hei Taetae, apa kamu punya makanan? - Jimin


Tidak ada - Taehyung


Buatkan aku makanan, bro. Aku lapar.
Jadi, mari kita pesan dua ekor ayam - Jungkook


Saya tidak tahu cara memasak.
Kakakku selalu melakukannya - Taehyung


Aku akan melakukannya - Yeoju


Aku juga tahu cara memasak minggu ini - Jungkook


Tokoh utama wanita mengangguk sambil tersenyum tipis.


Ayo kita pergi bersama, aku akan membantumu - Jungkook


Taehyung bergumam dengan ekspresi sedih.


Aneh rasanya jika kamu tidak tahu
Taehyung pasti sudah makan sendiri sejak kecil.


Tokoh protagonis wanita tersebut sudah memasak beberapa hidangan.


Hmm, ini enak sekali. Aku akan makan dengan lahap, Yeoju. - Jimin


Ya, makanlah banyak-banyak, senior-yeoju.


Apa itu senior? Kamu harus dipanggil oppa - Jimin


Pemeran utama wanita merasa gugup dan menatap Taehyung.


Ya, panggil aku oppa
Jangan hiraukan reaksiku - Taehyung


Ya, oppa-yeoju


Hei, bisakah kita makan dan mengerjakan PR bersama?
Aku tidak mau pulang - Jungkook


Ya, aku tidak peduli - Yeoju



Setelah makan dan mencuci piring
Aku hendak masuk ke kamarku untuk mengerjakan PR.


Hei kalian berdua, keluarlah dan lakukan itu
Berbahaya bagi dua pria dan wanita dewasa untuk berada sendirian di dalam ruangan - Taehyung


Hei, siapa yang akan jadi pacarmu nanti?
Kurasa aku sudah lelah haha ​​- Jungkook


Apa yang kamu bicarakan? - Yeoju


Adik laki-lakiku menatap sang pahlawan wanita yang tersenyum.
Taehyung berpikir bahwa tersenyum itu sangat cantik.