hanya.
Itu adalah rasa simpati.
Ini seperti merasa kasihan pada sebuah batu kecil yang berguling di lantai.
Aku punya firasat.
"setelah.."
Kalau dipikir-pikir, terlalu banyak yang harus ditangani.
Sebagai mahasiswa, yang bisa saya lakukan hanyalah bekerja paruh waktu dan berinvestasi di saham.
"TIDAK."
tamparan-
Dia berlutut di hadapanku dan berkata sambil berlinang air mata.
"Kumohon... selamatkan aku... Yeonhee..."
Yeonhee..?
