

W. Graying
※ Harap dicatat bahwa cerita ini adalah fiksi fantasi.
Ada banyak GIF, jadi mohon tunggu sebentar! ㅠ
______________________________________
Ami mengabaikan semua yang dikatakan dan diucapkan Park Ji-na.
Park Ji-na menatap Ami dengan tajam sejenak, lalu tersenyum.
"Bukankah sepertinya semua anak di sini berada di pihakmu?" (Gina)
"Menurutku lebih baik belajar daripada menghabiskan waktu bersama" (Ami)
Ami menatap Park Ji-na dengan seringai.
Park Ji-na menyipitkan matanya, seolah-olah dia marah.
"Aku tidak tahu tentang hal lain. Jeon Jungkook, dia milikku" (Gina)
"Menurutmu, giliranmu akan berlangsung berapa lama lagi?" (Tentara)

"Kamu paling tahu bahwa manusia bukanlah properti."
"A...apa?" (Gina)
Setelah menatap Park Jin-ah, Ami membalikkan badannya.
Jimin, yang baru saja tiba di lorong, melihat ARMY dan menuju ke arah mereka.
"Amiya" (Jimin)
"Hei, kau di sini?" (Tentara)
"Baek Ah-mi..." (Gina)
Park Ji-na gemetaran sambil mengepalkan tinjunya.
Ami berbisik pelan saat melewati Park Ji-na.
"Kalian tidak bisa mendapatkan apa pun" (Tentara)
_

"Kalian berdua membicarakan apa?"
"Saya baru saja membuat ancaman" (Angkatan Darat)
ARMY sangat menyayangi Jimin.
Lebih tepatnya, aku menyukainya daripada menghargainya.
"Ancaman?" (Jimin)
"Ya. Oh, aku tidak memukulmu" (Ami)
"ㅋㅋㅋKerja bagus" (Jimin)
Jimin menuju ke ruang kelas dan ARMY tampaknya pergi ke atap gedung.
Ami tersenyum tipis dan berkata dia akan menemuinya nanti.
_

" di bawah.. "
'Apa yang harus saya lakukan sekarang?'
Aku merasa tidak bisa lagi memihak siapa pun yang bukan ARMY.
Semua upaya untuk menjaga netralitas runtuh dalam sekejap.
"Jimin? Apa yang kau lakukan di sini?" (Gina)
"Aku hanya ter bewildered sejenak" (Jimin)
Park Ji-na berbicara kepada Jimin, yang sedang bersandar di dinding.
Tentu saja, jawaban yang diterima sangat dingin.
_
Atapnya berkilau seperti biasanya.
Yun-gi berpegangan pada rintangan itu dan menatap ke udara.
"Apa yang sedang kamu lakukan?" (Tentara)

"Oh, itu mengejutkan. Saya hanya sedang mengamati."
"Kompi Mini?" (Angkatan Darat)
Alih-alih menjawab, Yoongi tersenyum tipis.
Mendengar itu, Ami mengerutkan kening.
_________________________________________
Sekolah akan segera dimulai
Saat aku memikirkan tugas kelasku yang gagal, aku ingin sekali melompat.
