Di Luar Waktu

20

photophoto
W. Graying

※ Harap dicatat bahwa cerita ini adalah fiksi fantasi.


Ada banyak GIF, jadi mohon tunggu sebentar! ㅠ

______________________________________


(Perspektif Angkatan Darat)


Itu adalah mimpi yang sangat nyata.
Semua orang dalam buku itu mengenal saya.


"Dulu aku sering memukulmu" (Hoseok)


"...lagu apa?" (Tentara)


photo

"Kocuk Kehidupan"


Saya bermain piano?
Aku bahkan belum pernah berada di dekat piano sejak mengalami trauma itu.


"Dahulu kala" (Hoseok)


"Itu sudah lama sekali" (Tentara)


Hoseok menutup penutup piano dengan hati-hati.
Aku menatap Hoseok itu.


"Kenapa kau menatapku seperti itu?" (Hoseok)


"Ini aneh sekali" (Angkatan Darat)


photo

"Bukankah begitu?"


"Tidak pernah ada waktu di mana segala sesuatunya tidak aneh sejak kau muncul" (Hoseok)


Hoseok terkekeh dan merapikan lembaran musik.
Mengapa aku merasa kau menghindariku?


"Sampai jumpa di kelas" (Angkatan Darat)


"Oh, aku akan pergi dan membersihkan lebih banyak lagi" (Hoseok)


_


(Sudut pandang orang ketiga)


"Hah? Amiya! Kau dari mana saja?" (Yeonhwa)


"Hei, ayo kita jalan-jalan" (ARMY)


Ami tersenyum pada Yeonhwa lalu duduk.
Bahkan setelah meninggalkan ruang musik, perasaan aneh itu tidak hilang.


photo

"Dimana sakitnya?"


"Apakah ini sakit?" (Tentara)


"Hei, kalau kamu sakit, haruskah aku mengantarmu ke ruang perawatan?" (Taehyung)


Ami menggelengkan kepalanya lalu menunduk di atas meja.
Suara obrolan para siswa perlahan menghilang.


_


"Dia anak yang penasaran, ya?"


"Lalu, anak seperti apa yang akan menciptakan dunia yang sempurna?"


Mendengar suara itu, Ami perlahan membuka matanya.
Sebuah tempat yang sangat indah terbentang di hadapan mataku.


photo

" lama tak jumpa "


"Siapakah kamu?" (Tentara)


"Ini Boyoung" (Boyoung)


Boyoung menatap Ami dengan senyum hangat.
Di sisi lain, seorang wanita menatap Ami dengan tajam.


"Aku Sohee. Kurasa kau benar-benar tidak ingat." (Sohee)


"Tidak...apakah kau mengenalku?" (Tentara)


Ami bertanya sambil mengerutkan kening.
Sohee memiringkan kepalanya sambil mengunyah camilan itu.


"Jadi, kau tidak mengenalku?" (Sohee)


____________________________________

Bagaimana Ami tahu...?
Kakak perempuan itu juga kehilangan ingatannya.